INSIBERNEWS - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) menanggapi isu terkait penetapan 3 orang manajemen PT LAT sebagai tersangka kasus korupsi KoinWorks oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati), DKI Jakarta, pada Kamis, 7 Mei 2026.
Kejati DKI sebelumnya telah resmi menetapkan tiga orang sebagai tersangka itu usai diduga memanipulasi pengajuan kredit, serta melakukan pencairan kredit Rp600 miliar dengan cara manipulasi.
Diketahui para tersangka itu merupakan jajaran direksi di PT Lunaria Annua Teknologi (PT LAT), yakni BAA selaku Direktur Operasional PT LAT pada 2021-sekarang, BH selaku Direktur Utama PT LAT pada 2015-2022, dan JB selaku Direktur Utama PT LAT pada tahun 2024-sekarang.
Menyikapi kasus tersebut, manajemen BRI memastikan pihaknya terus mengedepankan prinsip tata kelola yang baik (Good Corporate Governance/GCG).
Hal ini disampaikan Corporate Secretary BRI, Dhanny dalam pernyataan resminya, pada Kamis, 7 Mei 2026.
"Perseroan akan bersikap kooperatif dan mengikuti seluruh proses sesuai ketentuan yang berlaku," tegas Dhanny.
Baca Juga: Menkeu Purbaya Siapkan Insentif Mobil Listrik dan Kredit Murah untuk Jaga Pertumbuhan Ekonomi
Dalam menjalankan kegiatan bisnis dan operasional, Danny menekankan, BRI senantiasa mengedepankan prinsip GCG, prudential banking, serta manajemen risiko dalam setiap proses bisnis perusahaan.
"Sebagai bagian dari komitmen perusahaan terhadap Good Corporate Governance, BRI terus memperkuat sistem pengawasan dan manajemen risiko di seluruh lini bisnis," jelasnya.
"(Hal tersebut) guna memastikan seluruh aktivitas operasional berjalan sesuai regulasi dan prinsip kehati-hatian," tutup Dhanny.
Baca Juga: Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Bertugas, Fokus Jaga Profesionalitas dan Citra Publik
Bagi yang belum tahu, PT LAT sebagai perusahaan yang terjerat kasus korupsi tersebut merupakan pemilik fintech KoinWorks.
Fintech ini juga dikenal sebagai salah satu platform keuangan digital yang menawarkan pendanaan hingga pinjaman usaha.
Artikel Terkait
Mangkir dari Panggilan Polisi, Pengasuh Pondok Pesantren di Pati Diduga Melarikan Diri Usai Cabuli Puluhan Santriwati
Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Bertugas, Fokus Jaga Profesionalitas dan Citra Publik
Menkeu Purbaya Siapkan Insentif Mobil Listrik dan Kredit Murah untuk Jaga Pertumbuhan Ekonomi
Kemenag Bakal Benahi Sistem Pesantren, Aturan Baru Disiapkan Cegah Kekerasan Seksual pada Santri
Sempat Kabur saat Pemeriksaan, Polisi Berhasil Ciduk Pengasuh Ponpes Ndolo Kusumo di Wonogiri Buntut Kasus Pelecehan Seksual Santri
Ada Agenda Ormas, Duel Persija vs Persib Terpaksa Batal Digelar di GBK, Pramono Anung: Saya Kecewa
Buat Resah! Polisi Selidiki Laporan Pelecehan Seksual di Kolong Peron Stasiun Kebayoran Lama, Pelaku Diduga Rekam Penumpang Diam-Diam