INSIBERNEWS - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengaku kecewa setelah pertandingan panas antara Persija Jakarta melawan Persib Bandung batal digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada Minggu (10/5).
Pembatalan tersebut terjadi karena adanya agenda salah satu organisasi kemasyarakatan di kawasan Istora Senayan.
Pramono mengatakan dirinya sebenarnya berharap laga klasik Liga Indonesia itu tetap bisa berlangsung di Jakarta. Menurutnya, pertandingan Persija kontra Persib selalu menjadi perhatian besar publik dan memiliki nilai penting bagi para suporter.
“Saya sudah menyampaikan kalau kecewa, pasti kecewa. Saya pribadi kecewa karena saya berharap pertandingan bisa diadakan di Jakarta,” ujar Pramono di Jakarta, Kamis.
Meski demikian, Pramono memilih untuk tidak memperpanjang polemik terkait batalnya penggunaan GBK. Ia mengaku telah menerima penjelasan langsung dari pihak-pihak yang memiliki kewenangan dalam penyelenggaraan pertandingan.
Menurut dia, alasan yang disampaikan penyelenggara dan pihak terkait sudah dipahami sehingga dirinya enggan memperdebatkan keputusan tersebut lebih jauh.
Baca Juga: Presiden Prabowo Terbang ke Filipina, Bawa Misi Penguatan Ekonomi Kawasan di KTT ASEAN
Di sisi lain, operator kompetisi I.League resmi menginstruksikan agar laga kandang Persija pada pekan ke-32 BRI Super League 2025/2026 melawan Persib dipindahkan ke Stadion Segiri.
Direktur Utama I.League, Ferry Paulus menjelaskan bahwa faktor keamanan menjadi pertimbangan utama dalam keputusan pemindahan venue pertandingan tersebut.
Selain itu, padatnya agenda kegiatan di Jakarta sepanjang Mei 2026 juga disebut turut memengaruhi keputusan penyelenggara.
Baca Juga: Menkeu Purbaya Siapkan Insentif Mobil Listrik dan Kredit Murah untuk Jaga Pertumbuhan Ekonomi
Dengan kondisi tersebut, pemindahan pertandingan ke Samarinda dianggap sebagai solusi terbaik agar laga tetap dapat berjalan sesuai jadwal kompetisi.
Keputusan ini pun memicu beragam respons dari suporter kedua tim yang sebelumnya berharap duel sarat gengsi tersebut tetap berlangsung di Jakarta. ***
Artikel Terkait
BPS Ungkap Penurunan Tingkat Pengangguran pada Februari 2026 Turun 4,68 Persen, Sektor Industri dan Agraris Masih Jadi Tulang Punggung
Meski Diguyur Hujan, Ratusan Buruh Tetap Kepung Kemnaker Tolak Aturan Outsourcing Baru
Presiden Prabowo Terbang ke Filipina, Bawa Misi Penguatan Ekonomi Kawasan di KTT ASEAN
Kemenag Bakal Benahi Sistem Pesantren, Aturan Baru Disiapkan Cegah Kekerasan Seksual pada Santri
Sempat Kabur saat Pemeriksaan, Polisi Berhasil Ciduk Pengasuh Ponpes Ndolo Kusumo di Wonogiri Buntut Kasus Pelecehan Seksual Santri