“Kita bisa melihat perak diperdagangkan di atas USD70 per troy ons pada paruh pertama 2026, dan emas berada di jalur menuju USD5.000 per troy ons,” ujarnya memperkirakan arah pasar dalam beberapa bulan ke depan.
Dengan kombinasi fundamental kuat, sentimen kebijakan yang longgar, dan kekhawatiran geopolitik global, pasar logam mulia diperkirakan akan tetap panas hingga tahun depan.***
Artikel Terkait
Berbasis AI, Prabowo Bagikan Kacamata Pintar untuk Warga Tunanetra yang Dapat Scan Data, Uang hingga Lawan Bicara
Tragedi Terra Drone: 22 Karyawan Tewas Terjebak Asap, Damkar Ungkap Akar Masalahnya
Mendagri Jatuhkan Sanksi 3 Bulan untuk Bupati Aceh Selatan, Tegur Keras Kepala Daerah yang Pergi Saat Bencana
Banjir-Longsor di Sumatra: Pakar Sebut Siklon Senyar Bukan Satu-satunya Pemicu, Peran Industri Dipertanyakan?
Harga RAM Melonjak Tak Masuk Akal, Industri PC Ikut Guncang: Penjualan Motherboard Anjlok hingga 50 Persen
Indonesia Bidik Emas Perdana SEA Games 2025 dari Lintasan Downhill
Kemenhub Buka 33 Ribu Kuota Mudik Gratis Nataru, Masyarakat Diimbau Segera Daftar!
Kejagung Siap Bongkar Peran Nadiem di Kasus Chromebook, Bantah Klaim Tak Terlibat
BMW Tunjuk Milan Nedeljkovic sebagai Nakhoda Baru, Resmi Pimpin Dewan Manajemen Mulai 2026
Hadirkan Bank Terapung, Mari Kenalan dengan Teras BRI Kapal yang Dinanti Masyarakat Kepulauan