Tangis Histeris Guru SD di Aceh Tengah, Rumah Ludes Terbakar Saat Ditinggal Mengajar ke Sekolah

Photo Author
- Rabu, 2 September 2026 | 12:10 WIB
Menyoroti viralnya insiden kebakaran pada kediaman seorang guru di SDN 1 Bebesen, Aceh Tengah hingga merembet ke rumah tetangga. (Instagram.com/@kebergayo)
Menyoroti viralnya insiden kebakaran pada kediaman seorang guru di SDN 1 Bebesen, Aceh Tengah hingga merembet ke rumah tetangga. (Instagram.com/@kebergayo)
INSIBERNEWS - Nasib malang menimpa Suryati (50), seorang guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di SDN 1 Bebesen, Kabupaten Aceh Tengah.
 
Wanita paruh baya itu tak kuasa membendung air matanya saat menyaksikan tempat tinggalnya ludes dilalap si jago merah pada Selasa (1/9/2026) pagi.
 
Momen memilukan tersebut sempat terekam kamera dan viral di media sosial, memperlihatkan raut keputusasaan sang pahlawan tanpa tanda jasa yang tengah ditenangkan oleh rekan-rekan seprofesinya di lokasi kejadian.

Petaka tersebut terjadi ketika rumah korban dalam keadaan kosong melompong. Pagi itu, Suryati tengah menjalankan tugas mulianya mengajar murid-murid di sekolah.
 
 
Kebakaran pertama kali disadari oleh seorang tetangga bernama Hendria (38), yang mendadak dikejutkan oleh kepulan asap hitam pekat yang membubung tinggi dari arah area dapur rumah sang guru.

"Saat kejadian, kondisi rumah dalam keadaan kosong lantaran korban sedang berada di sekolah untuk mengajar," tutur Hendria saat memberikan kesaksian di lokasi kejadian.

Melihat situasi yang semakin mengancam, Hendria spontan berteriak meminta tolong kepada warga sekitar sekaligus menghubungi petugas pemadam kebakaran (Damkar) dan jajaran Polsek Bebesen.
 
Warga yang panik sempat berjibaku memadamkan kobaran api menggunakan peralatan seadanya. Namun, kondisi material bangunan yang mudah terbakar membuat api dengan cepat membesar hingga merembet dan menjilat sebagian rumah milik tetangganya, Sulaiman (53).
 

Kapolres Aceh Tengah, AKBP Muhammad Taufiq, membenarkan adanya insiden nahas yang menghanguskan kediaman guru SD tersebut.
 
Pihaknya langsung menerjunkan personel ke lokasi kejadian untuk mengamankan area, membantu proses evakuasi barang yang tersisa, serta berbaur bersama masyarakat untuk menjinakkan amukan si jago merah.

"Petugas bersama warga langsung melakukan upaya pemadaman untuk mencegah api meluas ke bangunan lain," tegas Taufiq dalam keterangan resminya pada Rabu (2/9/2026).
 

Beruntung, dua unit armada Damkar tiba di lokasi tak lama berselang pada pukul 08.10 WIB dan langsung melakukan penyemprotan intensif.
 
Berkat kesigapan tim gabungan, api akhirnya sukses dipadamkan secara total sekitar pukul 08.45 WIB.
 
Pihak kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, namun kerugian material yang diderita ditaksir mencapai Rp350 juta, sementara tim penyidik masih terus menyelidiki penyebab pasti munculnya titik api.***
 

Editor: Varin Vaprilia Caroline

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X