Sedangkan Asia cenderung panas dan tingkat kelembapannya tinggi, membuat lebih muda berkeringat.
Faktor udara dingin itulah yang menjadi salah satu alasan bangsa Eropa berpikir tidak terlalu membutuhkan mandi.
Sama halnya dengan orang Indonesia yang tinggal didataran lebih tinggi, dimana mereka lebih merasa dingin dan semakin malas mandi karena airnya sangat dingin seperti mandi es.
3. Sanitasi Buruk
Dimasa lalu sanitasi benua Eropa cukup buruk, sehingga hanya orang - orang tertentu yang dapat melakukan mandi.
Pada saar itu memiliki air merupakan kemewahan jadi air lebih dimanfaatkan untuk aktifitas lainnya dibandingkan mandi.
Baca Juga: Deretan Keuntungan yang Dirasakan Warga Margasari dari Live TikTok Joget Sadbor
Meskipun sekarang sanitasi di Eropa telah maju, namun kebiasaan jarang mandi masih tertanam.
Artikel Terkait
Postingan Perdana Presiden Prabowo di Instagram Bikin Haru! Begini Janji Setianya untuk Indonesia
Mengerikan! Begal Bermotor Rampas Motor Dua Wanita di Dekat RS Jiwa Jambi
Deretan Keuntungan yang Dirasakan Warga Margasari dari Live TikTok Joget Sadbor
Jalin Silaturahmi, Bhabinkamtibmas Polsek Bungursari Temui Tokoh Masyarakat Bahas Kamtibmas
Dihadapan Para Anggota DPRD Purwakarta Dalam Rapat Paripurna, Ini Daftar 12 Prioritas Program Pembangunan 2025 Mendatang
Antisipasi Maraknya PHK Persiapan Penetapan Upah Minimum 2024, Pemkab Purwakarta Rakor Video Conference
Heboh Anggur Shine Muscat Mengandung Residu Kimia, Sebenarnya Apa Dampankya?
BRI Peduli Menggelar Pelatihan dan Sertifikasi Halal UMKM dari Berbagai Daerah Guna Tingkatkan Daya Saing
DPR Minta BPOM Selidiki Anggur Muscat yang Diduga Miliki Kandungan Residu Kimia Berbahaya
Wajib Tahu! Mulai Bulan Ini Dana Pensiun Tidak Bisa Cair 100 Persen Sebelum 10 Tahun