Kasus Penyekapan Wanita di Cikarang Heboh, Korban Kabur Lewat Jendela Saat Pintu Digembok

Photo Author
Cristina Jeany Malonda, Insibernews
- Sabtu, 18 Juli 2026 | 21:41 WIB
Menyoroti kronologi kasus penganiayaan di Cikarang, Bekasi hingga akhirnya kini terduga pelaku diringkus polisi.  (Instagram.com/@cikarang.people)
Menyoroti kronologi kasus penganiayaan di Cikarang, Bekasi hingga akhirnya kini terduga pelaku diringkus polisi. (Instagram.com/@cikarang.people)

INSIBERNEWS - Kasus dugaan penganiayaan dan penyekapan terhadap seorang perempuan berinisial TS di wilayah Desa Serang, Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, menjadi perbincangan hangat di media sosial.

Peristiwa tersebut menyita perhatian publik setelah beredar video yang memperlihatkan kondisi korban dengan sejumlah luka lebam di tubuh dan wajahnya.

Berdasarkan informasi yang beredar, TS diduga menjadi korban kekerasan fisik sekaligus penyekapan yang dilakukan oleh kekasihnya sendiri di sebuah rumah kontrakan di kawasan Cikarang Selatan.

Baca Juga: Heboh! Perampok Bersenjata Gasak Perhiasan dari Toko Emas di Tapaktuan Aceh Selatan

Perkembangan terbaru, aparat kepolisian telah mengamankan seorang pria berinisial S yang diduga terlibat sebagai pelaku utama dalam kasus tersebut.

Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi AKBP Jerico Lavian Chandra membenarkan bahwa terduga pelaku telah ditangkap. Pernyataan itu disampaikan pada Sabtu, 18 Juli 2026.

“Sudah ditangkap,” ujar Jerico saat dikonfirmasi terkait kasus penyekapan dan penganiayaan tersebut.

Baca Juga: Jadi Tersangka Korupsi dan TPPU, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Gandeng Pengacara Hotman Paris

Kasus ini mulai terungkap ketika keluarga korban mendatangi kontrakan tempat TS berada di Desa Serang, Cikarang Selatan, pada 8 Juli 2026. Saat itu, korban menceritakan langsung rangkaian peristiwa yang dialaminya selama berada bersama pelaku.

Menurut pengakuan TS, hubungan keduanya sebelumnya kerap diwarnai pertengkaran. Namun dalam beberapa waktu terakhir, konflik yang terjadi disebut semakin memanas hingga berujung pada tindakan kekerasan fisik.

Korban mengungkapkan bahwa selama sekitar satu pekan terakhir sebelum berhasil melarikan diri, dirinya berulang kali mengalami perlakuan kasar dari pelaku.

Baca Juga: Misteri Gundukan Tanah di Nganjuk, Mantan Sales Rokok Ditemukan Tewas Terkubur di Pekarangan Tetangga

“Sebelumnya kami memang sering bertengkar. Tapi dalam satu minggu terakhir, dia sudah bertindak sangat brutal,” ungkap TS.

Diduga Dianiaya Berulang Kali Selama Sepekan

TS menuturkan bahwa pelaku kerap meluapkan emosi secara berlebihan hingga melakukan tindakan kekerasan. Dugaan penganiayaan disebut terjadi berulang kali dalam rentang waktu sekitar satu minggu.

Halaman:

Editor: Cristina Jeany Malonda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X