INSIBERNEWS - Insomnia menjadi salah satu gangguan tidur yang cukup sering dialami banyak orang. Sulit tidur, sering terbangun di malam hari, atau bangun terlalu pagi dapat berdampak pada kesehatan fisik dan mental jika terjadi terus-menerus. Selain faktor stres dan gaya hidup, pola makan juga berperan besar dalam memengaruhi kualitas tidur.
Tanpa disadari, beberapa jenis makanan justru dapat memicu gangguan tidur jika dikonsumsi terlalu dekat dengan waktu istirahat.
Makanan tertentu bisa merangsang sistem saraf, meningkatkan asam lambung, atau membuat tubuh tetap “terjaga” saat seharusnya mulai rileks.
Baca Juga: Siap Tayang Lebaran 2026, ‘Danur: The Last Chapter’ Jadi Penutup Kisah Risa
Salah satu yang paling umum adalah makanan dan minuman berkafein, seperti kopi, teh hitam, minuman energi, dan cokelat.
Kafein bekerja dengan menghambat hormon adenosin yang berfungsi menimbulkan rasa kantuk. Efeknya bisa bertahan hingga berjam-jam, terutama bagi orang yang sensitif terhadap kafein.
Makanan tinggi gula juga patut diwaspadai. Konsumsi makanan manis berlebihan sebelum tidur dapat memicu lonjakan gula darah yang membuat tubuh lebih aktif.
Setelah itu, penurunan gula darah secara drastis bisa menyebabkan seseorang terbangun di tengah malam dengan rasa tidak nyaman.
Baca Juga: Rayakan Natal 2025, Justin Bieber Pamer Momen Hangat Bareng Anaknya Jack Blues
Selain itu, makanan berlemak dan digoreng sebaiknya dihindari pada malam hari. Jenis makanan ini membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna, sehingga membuat sistem pencernaan bekerja keras saat tubuh seharusnya beristirahat. Kondisi ini dapat memicu rasa begah dan mengganggu kualitas tidur.
Makanan pedas juga bisa menjadi pemicu insomnia, terutama bagi mereka yang memiliki masalah lambung. Kandungan capsaicin dalam cabai dapat meningkatkan suhu tubuh dan memicu asam lambung naik, yang akhirnya membuat seseorang sulit terlelap.
Tak kalah penting, konsumsi alkohol menjelang tidur juga sering disalahartikan sebagai solusi agar cepat mengantuk. Padahal, meski alkohol dapat membuat seseorang tertidur lebih cepat, kualitas tidurnya justru menurun dan mudah terbangun di malam hari.
Baca Juga: OJK Perketat Aturan BNPL, Skema Paylater Kini Diatur Lebih Jelas dan Terukur
Untuk membantu mengatasi insomnia, disarankan memilih makanan ringan yang lebih ramah bagi tubuh, seperti pisang, oatmeal, atau susu hangat. Makanan ini mengandung nutrisi yang membantu tubuh lebih rileks dan mendukung produksi hormon melatonin.
Artikel Terkait
PNM Hadirkan Fitur Aksesibilitas Digital, Rayakan Hari Disabilitas dengan Langkah Inklusif yang Lebih Nyata
Anak di Bawah Umur Masuk Medsos? Menkomdigi: Platform yang Akan Disanksi, Bukan Orang Tuanya
Meta Siap Longgarkan Pelacakan Pengguna, Warga Bisa Pilih Lebih Sedikit Iklan Tertarget Mulai 2026
Akun Media Sosial Rentan Dibobol, Waspadai 6 Hal Ini Agar Tetap Aman
Registrasi SIM Card Pakai Pengenalan Wajah Dimulai 2026, Pemerintah Targetkan Ruang Digital Lebih Aman
Kemkomdigi Siaga Nataru, Jaringan Telekomunikasi Disiapkan Hadapi Lonjakan Trafik Hingga 30 Persen
TikTok Sepakati Penjualan Bisnis AS, Investor Amerika Jadi Pemegang Saham Mayoritas
Siap-siap! Harga Smartphone Diprediksi Naik Tajam 2026, Biaya Chip Jadi Biang Kerok
Waspada! Kencing Berbusa Bisa Jadi Sinyal Masalah Serius dalam Tubuh, Simak Penjelasannya
OJK Perketat Aturan BNPL, Skema Paylater Kini Diatur Lebih Jelas dan Terukur