INSIBERNEWS - Kasus pembobolan akun media sosial masih sering terjadi dan menimpa siapa saja, mulai dari pengguna biasa hingga figur publik. Akun yang diretas tak jarang disalahgunakan untuk penipuan, penyebaran tautan berbahaya, hingga pencurian data pribadi. Karena itu, kewaspadaan menjadi kunci utama agar akun tetap aman.
Salah satu tanda awal akun dibobol adalah munculnya aktivitas mencurigakan, seperti unggahan atau pesan yang tidak pernah dibuat sendiri. Jika mengalami hal ini, pengguna sebaiknya segera bertindak cepat dengan mengamankan akun sebelum kerugian semakin besar.
Baca Juga: Waspada Penipuan Fake BTS, Modus Lama yang Terus Memakan Korban
Hal pertama yang wajib diperhatikan adalah penggunaan kata sandi yang kuat dan unik. Hindari memakai password yang sama untuk beberapa akun sekaligus. Kombinasikan huruf besar, huruf kecil, angka, dan simbol agar kata sandi lebih sulit ditebak.
Kedua, aktifkan fitur verifikasi dua langkah atau two-factor authentication (2FA). Fitur ini menambahkan lapisan keamanan ekstra karena setiap upaya login akan memerlukan kode tambahan yang dikirim ke ponsel atau email pemilik akun.
Ketiga, waspadai tautan mencurigakan yang dikirim melalui pesan langsung, komentar, atau email. Banyak kasus pembobolan bermula dari phishing, yakni upaya mengelabui pengguna agar memasukkan data login di situs palsu yang menyerupai platform resmi.
Baca Juga: Prabowo Tegaskan Kepala Daerah Papua Harus Kerja Nyata, Langgar Hukum Siap Dicopot
Keempat, jangan sembarangan menghubungkan akun media sosial dengan aplikasi pihak ketiga. Pastikan aplikasi yang diberi akses benar-benar terpercaya dan masih dibutuhkan. Akses yang tidak perlu sebaiknya segera dicabut melalui pengaturan akun.
Kelima, rutin periksa aktivitas login dan perangkat yang terhubung ke akun. Jika menemukan lokasi atau perangkat asing, segera keluarkan akses tersebut dan ganti kata sandi secepat mungkin untuk mencegah penyalahgunaan lanjutan.
Terakhir, perbarui alamat email dan nomor ponsel pemulihan secara berkala. Data ini sangat penting jika suatu saat akun bermasalah dan perlu dipulihkan. Dengan menerapkan enam langkah tersebut, risiko akun media sosial dibobol dapat ditekan, sehingga aktivitas digital tetap aman dan nyaman.***
Artikel Terkait
Pengungsi Banjir di Paya Cukai Kekurangan Bantuan Medis, Kondisi Warga Kian Mengkhawatirkan
IFG Terima Pengakuan INSTAR atas Praktik Keberlanjutan yang Konsisten
Ferry Irwandi Terharu Lihat Panen Cabai Warga Aceh Tengah Usai Banjir Bandang
Kepala BNPB Pastikan Dukungan Penuh untuk Warga Aceh Utara Terdampak Banjir Bandang
Selama Lebih Dari Dua Dekade, Harga Saham BBRI Konsisten Naik di Bursa Efek Indonesia
Kisah Pilu Korban Banjir Aceh Tamiang, Bertahan Hidup Tanpa Air dan Makanan Selama 3 Hari
Menyentuh Hati! Ketua Posko Pengungsian di Aceh Dahulukan Korban Banjir di Desa Lain Demi Kemanusiaan: Ngapain Kita Rakus?
Aliran Rp809,6 Miliar di Balik Proyek Chromebook Kemendikbudristek, Nama Nadiem Disebut di Sidang Tipikor
Prabowo Tegaskan Kepala Daerah Papua Harus Kerja Nyata, Langgar Hukum Siap Dicopot
Waspada Penipuan Fake BTS, Modus Lama yang Terus Memakan Korban