Pembangkit tersebut direncanakan beroperasi secara komersial pada 2027 dan menjadi salah satu sumber daya utama bagi pusat data Meta di wilayah tersebut.
Baca Juga: Menkomdigi Tegaskan Bakal Tertibkan Pedagang Thrifting: Dilarang Jualan di E-commerce dan Medsos!
Melalui berbagai langkah ini, Meta ingin memastikan bahwa pengembangan layanan berbasis AI dapat berjalan tanpa risiko kekurangan energi — sekaligus menekan jejak karbon melalui diversifikasi sumber listrik bersih.
Di saat yang sama, upaya masuk ke pasar perdagangan listrik menunjukkan arah baru perusahaan teknologi, tak hanya pengguna energi, tetapi juga pemain aktif dalam ekosistem energi itu sendiri.***
Artikel Terkait
Dedy Tabrani Dorong Konsep Self Policing Diajarkan Sejak Dini, Agar Keluarga Lebih Aman dan Tanggap Bahaya
Bukan Kaleng-Kaleng! 5 Artis Ini Punya 'Gym Sultan' di Rumah, Isinya Bikin Harga Tanah Naik?
Spotify Hadirkan Audio Lossless di Indonesia, Pengalaman Mendengar Musik Naik Kelas
Menjelang HPL? Yuk Lakukan Beberapa Hal Ini Supaya Proses Lahiran Lebih Lancar
Pengadilan AS Putuskan Meta Tak Lakukan Monopoli, Instagram dan WhatsApp Tetap di Bawah Naungannya
Roblox Wajibkan Verifikasi Usia untuk Fitur Chat Mulai 2026, Respons atas Tekanan soal Keamanan Anak
X Resmi Hapus Fitur DM, Ganti dengan ‘Chat’ Berlapis Enkripsi dan Panggilan Suara-Video
Google Tegaskan Tidak Gunakan Isi Gmail untuk Latih AI, Bantah Tuduhan Viral di Media Sosial
ChatGPT Hadirkan Fitur Obrolan Grup, Pengguna Kini Bisa Diskusi Bareng dalam Satu Ruang Percakapan
Tips Cerdas Atur Uang Biar Liburan Akhir Tahun Tetap Seru Tanpa Boncos