Walaupun dalam peluncuran itu Google belum disebutkan secara eksplisit, banyak pihak meyakini prosesor anyar ini akan menjadi otak dari Android untuk PC.
Langkah ini sekaligus menandai pergeseran besar dalam strategi Google. Jika selama ini Android berjaya di pasar smartphone dan ChromeOS cukup stabil di segmen laptop edukasi, maka integrasi keduanya untuk PC diyakini akan membuka pasar baru yang lebih luas dan kompetitif.
Baca Juga: Timor Leste Resmi Gabung ASEAN Oktober Mendatang, Anwar Ibrahim: Momentum Baru!
Meski peluncurannya baru direncanakan tahun depan, gebrakan ini jelas menambah semangat baru di dunia teknologi.
Jika berhasil, Android untuk PC bisa menjadi pesaing serius Windows maupun macOS, terutama di pasar yang membutuhkan perangkat ringan, cepat, sekaligus terhubung dengan ekosistem aplikasi mobile yang masif.***
Artikel Terkait
Insentif PPN Properti Diperpanjang, Beli Rumah Bebas Pajak hingga 2026
Kekeringan Meluas di Sragen dan Klaten, Ribuan Warga Mengandalkan Bantuan Air Bersih
Jonathan Frizzy Dituntut Setahun Penjara Kasus Vape Ilegal, Kuasa Hukum Siapkan Pleidoi
Dinilai Sebagai Tokoh Kredibel, Mahfud MD Dipastikan Gabung Komite Reformasi Polri Buatan Prabowo
Timor Leste Resmi Gabung ASEAN Oktober Mendatang, Anwar Ibrahim: Momentum Baru!
UMY Kecam Pemangkasan KIP Kuliah 2025, Sebut Langkah Pemerintah Langgar Konstitusi
Modus Gila Sindikat Pembobol Bank: Intimidasi Kepala Cabang hingga Gelapkan Rp24 Miliar
Rihanna Sambut Kelahiran Anak Ketiga, Rocki Irish Mayers jadi Nama Sang Putri
FIFA Luruskan Isu Rangkap Jabatan Erick Thohir, Ornella Bantah Pernyataan Palsu
Presiden FIFA Kirim Doa untuk Timnas Indonesia Jelang Duel Berat di Kualifikasi Piala Dunia