"Kami memang telah mendapatkan bantuan pompanisasi. Tahun ini ada 125 unit dan di brigade kita ada 42 unit. Ini sudah kita distribusikan langsung ke petani dan telah dimanfaatkan," ujar Midan.
Baca Juga: Vincent dan Desta Disebut-sebut dalam Sidang Etik Dugaan Asusila Ketua KPU, Hasyim Asy'ari.
Akan tetapi, pompa tersebut tidak akan optimal atau bermanfaat jika tidak ada sumber mata air yang akan disedotnya. Jadi, kondisi ini menjadi salah satu kendala, kenapa Purwakarta belum bisa tanam padi gogo sampai hari ini.
Karena itu, lanjut Midan, jika sudah memasuki musim penghujan yang diprediksi September mendatang, pihaknya akan fokus pada pengembangan budidaya padi gogo. Lahan yang disiapkan seluas 200 hektare.(Fuljo Saefulrohman)