INSIBERNEWS – Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya video yang memperlihatkan adu mulut antara seorang penjahit dan pelanggannya di Desa Sibangkaja, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung, Bali.
Peristiwa tersebut menjadi sorotan publik setelah muncul dugaan ujaran bernada rasis serta ancaman yang dilontarkan kepada pelanggan.
Video yang pertama kali ramai dibagikan melalui akun Instagram @hiddenbyhilda itu memicu beragam reaksi dari warganet hingga sejumlah tokoh publik yang mengecam isi percakapan dalam rekaman tersebut.
Baca Juga: Utang RI Tembus Rp8000 Triliun, Menkeu Purbaya: Kondisi Fiskal Masih Aman dan Terkendali
Berdasarkan keterangan yang beredar dalam unggahan akun Instagram @hallo.denpasar, pelanggan mengaku menyerahkan pakaian kepada penjahit pada 30 Juni 2026. Saat itu, penjahit disebut menjanjikan pakaian akan selesai keesokan harinya, yakni 1 Juli 2026.
Pelanggan mengaku telah membayar biaya jasa jahit di awal. Namun ketika datang sesuai jadwal, pakaian yang dijanjikan belum juga selesai dikerjakan.
Penjahit kemudian kembali meminta pelanggan datang pada 2 Juli, tetapi hasil jahitan masih belum rampung. Hal serupa terjadi saat pelanggan kembali mendatangi lokasi pada 3 Juli 2026.
Merasa telah menunggu terlalu lama, pelanggan akhirnya meminta uang yang telah dibayarkan dikembalikan. Permintaan tersebut diduga menjadi pemicu terjadinya adu argumen yang kemudian viral di media sosial.
"Masalahnya saya sudah bayar. Saya tunggu 10 menit, saya tunggu baju saya. Sudah empat hari," ujar pelanggan dalam video tersebut.
Diduga Melontarkan Ujaran Rasis hingga Penghinaan
Dalam video yang beredar, penjahit diduga mengucapkan kalimat bernada penghinaan yang menyinggung asal daerah pelanggan. Ucapan tersebut membandingkan masyarakat Bali dengan masyarakat dari Pulau Jawa dan dinilai mengandung unsur SARA.
Baca Juga: Heboh! Perampok Bersenjata Gasak Perhiasan dari Toko Emas di Tapaktuan Aceh Selatan
Pernyataan itu pun langsung menuai kecaman luas dari pengguna media sosial karena dianggap tidak pantas dan berpotensi memicu konflik antarkelompok.
Tak hanya dugaan ujaran rasis, video tersebut juga memperlihatkan penjahit diduga melontarkan ancaman kepada pelanggan.
Artikel Terkait
Kejagung Resmi Usut Tiga Kasus Korupsi Besar yang Menyeret Eks Jampidsus Febrie Ardiansyah, Terbitkan Tiga Sprindik Baru
Utang RI Tembus Rp8000 Triliun, Menkeu Purbaya: Kondisi Fiskal Masih Aman dan Terkendali
Viral Video Dua WNI Diduga Disekap di Myanmar, Pelaku Minta Tebusan Rp200 Juta
Misteri Pemilik Emas 74 Kg Belum Terpecahkan, Kejagung Masih Dalami Aset Sitaan Kasus Febrie Adriansyah
Heboh! Perampok Bersenjata Gasak Perhiasan dari Toko Emas di Tapaktuan Aceh Selatan
Kasus Penyekapan Wanita di Cikarang Heboh, Korban Kabur Lewat Jendela Saat Pintu Digembok