"Kami memang telah mendapatkan bantuan pompanisasi. Tahun ini ada 125 unit dan di brigade kita ada 42 unit. Ini sudah kita distribusikan langsung ke petani dan telah dimanfaatkan," ujar Midan.
Baca Juga: Vincent dan Desta Disebut-sebut dalam Sidang Etik Dugaan Asusila Ketua KPU, Hasyim Asy'ari.
Akan tetapi, pompa tersebut tidak akan optimal atau bermanfaat jika tidak ada sumber mata air yang akan disedotnya. Jadi, kondisi ini menjadi salah satu kendala, kenapa Purwakarta belum bisa tanam padi gogo sampai hari ini.
Karena itu, lanjut Midan, jika sudah memasuki musim penghujan yang diprediksi September mendatang, pihaknya akan fokus pada pengembangan budidaya padi gogo. Lahan yang disiapkan seluas 200 hektare.(Fuljo Saefulrohman)
Artikel Terkait
Catat! Ini Manfaat Susu Unta bagi Kesehatan yang Jarang Diketahui
Agak Lain! Bukan Kasih Petunjuk Arah, Pengantin Ini Malah Pasang Baliho agar Tamu Undangan Tak Nyasar
Dulu Sesumbar jadi Pahlawan, Kini SYL Menangis Sesegukan Saat Pembelaan
Menko PMK Dukung Bayar Kuliah dengan Pinjol, Ini Tanggapan Ahli!
Konsumsi Buah Pisang dan Alpukat Tidak Boleh Bersamaan, Mengapa? Begini Alasannya
BPOM Ingatkan Banyak Jajanan Pasar Dapat Menyebabkan Kanker, Kenali Ciri-Cirinya!
Ini dia, Singkatan Plesetan Nama Kota-kota di Indonesia, Netizen: Lucu Juga Ya
Balongub Andra Soni - Dimyati Optimis Menang di Pilgub Banten,Di Dukung Lima Partai
Awas! Jangan Sampai Jadi Korban, Kenali Modus Penipuan di WhatsApp
Sambut Tahun Baru Islam 1 Muharam, Pemkab Purwakarta Gelar Doa Bersama dan Pawai Obor