INSIBERNEWS - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami dugaan kasus korupsi dalam pengadaan laptop dan komputer yang melibatkan PT Industri Telekomunikasi Indonesia (PT INTI).
Salah satu langkah terbarunya, tim penyidik menggeledah kantor Asuransi Jasa Raharja di Bandung, Jawa Barat, pada 7 Februari 2024.
Dari penggeledahan itu, KPK berhasil mengamankan barang bukti berupa deposito senilai Rp6,4 miliar serta sejumlah dokumen yang diyakini berkaitan dengan kasus tersebut.
Juru Bicara KPK, Tessa Mahardika Sugiarto, mengungkapkan bahwa dokumen yang disita bakal dianalisis lebih lanjut untuk mengungkap skema dugaan korupsi yang tengah diusut.
"Beberapa dokumen kami amankan karena diduga terkait dengan perkara yang sedang ditangani. Selanjutnya akan dilakukan pendalaman lebih lanjut," ujar Tessa pada Selasa (11/2/2025).
Baca Juga: Geger! Polisi Tangkap Warga Padarincang Banten Karena Protes Kandang Ayam
Tak berhenti di situ, tim penyidik juga tengah melakukan penelusuran aset guna mengembalikan potensi kerugian negara akibat kasus ini. Meskipun hingga saat ini KPK belum menetapkan tersangka, indikasi kerugian negara dalam perkara ini terbilang besar.
Berdasarkan perhitungan awal, angka kerugian ditaksir mencapai Rp120 miliar. Namun, jumlah tersebut masih bisa berubah seiring dengan perhitungan lebih lanjut oleh auditor.
KPK berkomitmen untuk mengusut tuntas kasus ini dan menindak siapa pun yang bertanggung jawab. Upaya ini menjadi bagian dari strategi besar lembaga antirasuah dalam memberantas praktik korupsi, khususnya di sektor pengadaan barang dan jasa.
"Kami terus mengembangkan kasus ini, termasuk menelusuri aliran dana dan pihak-pihak yang terlibat," tambah Tessa.
Kasus dugaan korupsi pengadaan laptop dan komputer ini kembali menambah daftar panjang praktik penyimpangan dalam proyek-proyek pemerintah.
Artikel Terkait
Hong Kong Bakal Larang Vape di Tempat Umum! Pengguna Rokok Elektrik Siap-Siap Kena Sanksi
Presiden AS Donald Trump Ingin Pastikan Hamas Tidak Akan Bisa Kembali ke Gaza
Tak Disangka! Teguk Hanya Memiliki 4 Karyawan Tetap Meski Aset Capai Puluhan Miliar! Apa yang Terjadi dengan Perusahaan Ini?
Ormas Ganggu Kawasan Industri, Ratusan Triliun Rupiah Raib! Aksi Unjuk Rasa Ini Yang Buat Investor Kabur dari Indonesia!
Prabowo Bakal Gebrak Besar-besaran BUMN, Lapangan Kerja Jadi Prioritas
Trump Sebut Ingin Beli Gaza, Berencana Rekonstruksi Kawasan
Sidang Praperadilan Hasto Memanas, Hakim Minta Semua Pihak Tenang
Erdogan Tuntut Israel Tanggung Biaya Rekonstruksi Gaza, Nilainya Capai Rp1.600 Triliun
Ada Deddy Corbuzier, Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Resmi Lantik Sejumlah Staf Khusus Hari Ini, Siapa Saja Namanya?
Geger! Polisi Tangkap Warga Padarincang Banten Karena Protes Kandang Ayam