INSIBERNEWS - Siapa sangka, PT Platinum Wahab Nusantara Tbk (TGUK), perusahaan di balik merek minuman Teguk, ternyata hanya memiliki empat karyawan tetap. Padahal, nilai aset perusahaan ini sudah menyentuh angka miliaran rupiah!
Keempat karyawan tetap yang dimiliki perusahaan ini terdiri dari Supply Chain Manager, IT Manager, F&B Manager, dan Assistant Manager Business Development.
"Selebihnya adalah karyawan kontrak," demikian pernyataan resmi dari perusahaan yang dikutip pada Senin (10/2/2025).
Baca Juga: Hong Kong Bakal Larang Vape di Tempat Umum! Pengguna Rokok Elektrik Siap-Siap Kena Sanksi
Teguk Berencana Tambah Karyawan Seiring Perkembangan Bisnis
Meskipun saat ini tenaga kerja tetap masih terbatas, manajemen menegaskan bahwa jumlah karyawan akan bertambah seiring pertumbuhan perusahaan.
Berdasarkan laporan keuangan, per 30 September 2024, Teguk mencatatkan aset tetap senilai Rp75,1 miliar. Sementara itu, pendapatan yang diperoleh perusahaan mencapai Rp69 miliar.
Sayangnya, angka ini mengalami penurunan cukup besar, yaitu Rp30 miliar atau sekitar 30 persen dibandingkan periode sebelumnya.
Baca Juga: Penting! Cek Kesehatan Gratis Bisa Selamatkan Nyawa, Tapi Ini Yang Harus Kamu Tahu Tentang Biayanya!
Penurunan Daya Beli Masyarakat Pengaruhi Kinerja Teguk
Manajemen menyebutkan bahwa anjloknya pendapatan ini disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya adalah melemahnya daya beli masyarakat, khususnya di segmen menengah ke bawah. Akibatnya, tingkat konsumsi mengalami penurunan yang turut berdampak pada bisnis Teguk.
"Daya beli masyarakat sangat lemah, dampaknya sudah terasa sejak kuartal pertama hingga kuartal ketiga," ungkap pihak perusahaan.
Meskipun menghadapi tantangan ekonomi, Teguk tetap optimis dapat bertahan dan kembali meningkatkan kinerjanya di masa mendatang.
Artikel Terkait
DeepSeek AI China Ganggu Dominasi Nvidia Sampai Kehilangan $593 Miliar dalam Sehari, Saham Teknologi AS Terjun Terparah dalam Sejarah! Apa Dampaknya?
Gara-Gara Deepseek AI Cina, Perplexity AI Ajukan Proposal Merger dengan TikTok US: Pemerintah AS Bisa Miliki Hingga 50% Saham, Begini Dampaknya!
Alibaba Rilis Qwen, Tantang DeepSeek dan GPT-4 di Kancah AI
Jutaan Data Sensitif DeepSeek AI Asal Tiongkok Terekspos ke Internet! Perusahaan Keamanan Siber Temukan Kebocoran Data Besar-Besaran di Perusahaan AI
Vatikan Peringatkan Bahaya AI: 'Bayangan Kejahatan' di Balik Kemampuan Teknologi Menyebarkan Informasi Palsu dan Misinformasi
DeepSeek Salip ChatGPT di App Store: AI Cina Dengan Biaya Rendah Mengguncang Pasar AS dan Memicu Debat Besar tentang Masa Depan Teknologi
DeepSeek Gegerkan Dunia! Startup AI Murah dari China Diklaim Mengancam Hingga Kalahkan ChatGPT Sang Raksasa Teknologi, Saham Teknologi AS Turun Jauh!
Perusahaan AI Cina DeepSeek Mengalami Serangan Siber Besar-Besaran, Diduga Berasal dari AS, Apakah Ini Awal Ketegangan Baru antara China dan AS?
Geely Gandeng DeepSeek, AI Canggih Bakal Ubah Cara Kita Berkendara