INSIBERNEWS - Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Republik Indonesia berkomitmen untuk memastikan pelayanan informasi kepada masyarakat berjalan dengan optimal.
Berbagai strategi dan program telah dilaksanakan guna memenuhi kebutuhan informasi publik, dengan mengedepankan keterbukaan, kolaborasi, dan aksesibilitas.
Wakil Menteri Hukum, Edward Omar Syarief Hiariej, menjelaskan bahwa Kemenkumham telah mengimplementasikan berbagai saluran untuk menyebarluaskan informasi kepada masyarakat.
Hal ini dilakukan melalui media sosial, situs resmi Kemenkumham, serta berbagai program tatap muka yang melibatkan komunitas dan pemangku kepentingan.
“Kemenkumham menyebarkan informasi melalui medsos, serta situs resmi terintegrasi yang memudahkan masyarakat mendapatkan informasi mengenai kebijakan, regulasi, dan layanan publik,” ujar Edward.
Kolaborasi dengan Komunitas dan Pemangku Kepentingan
Kemenkumham juga berkolaborasi dengan berbagai komunitas dan pemangku kepentingan untuk meningkatkan distribusi informasi, termasuk dengan KOPPETA HAM (Komunitas Pelajar Penggiat HAM), mahasiswa, komunitas industri kreatif, dan lainnya.
Kolaborasi ini bertujuan untuk menjangkau berbagai lapisan masyarakat dan memastikan bahwa informasi yang disebarkan dapat diterima dengan baik oleh semua pihak.
Peningkatan Kompetensi SDM untuk Pelayanan Publik
Salah satu strategi penting yang diterapkan Kemenkumham adalah peningkatan kompetensi sumber daya manusia (SDM) di bidang pelayanan publik.
Edward menyebutkan bahwa Kemenkumham memberikan pelatihan bahasa isyarat bagi pegawainya, untuk memastikan layanan dapat diakses oleh penyandang disabilitas.
Selain itu, Kemenkumham juga menjalankan program Edukasi Kekayaan Intelektual Indonesia (EKII), yang merupakan kerja sama antara Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) dengan World Intellectual Property Organization (WIPO).
Program ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pelindungan kekayaan intelektual.
Baca Juga: Modus Licik Ketahuan! Pria di Bali Pakai 14 Barcode Nelayan untuk Gasak BBM Subsidi Berlimpah
Sosialisasi dan Edukasi melalui Berbagai Kegiatan
Kemenkumham juga gencar melaksanakan kegiatan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat. Salah satunya adalah melalui pameran dan layanan konsultasi kekayaan intelektual, seperti yang dilaksanakan dalam kegiatan Inacraft 2024 dan Festival Kekayaan Intelektual 2024 di Bali.
Artikel Terkait
Bawaslu Kota Semarang Terima 10 Aduan Pelanggaran Pemilu Didominasi Politik Uang, Bukti Masih Kurang
Bea Cukai Bongkar Penyulundupan Rp2,9 Miliar di Soekarno-Hatta: Hasil Kerja Tim Anti-Penyelundupan
Bawaslu Temukan Pelanggaran Pilkada, TPS 04 Desa Pagenteran Akan Menggelar Pemilihan Suara Ulang (PSU)
Prabowo Soroti Dampak Korupsi dan Judi Online pada Kekayaan Negara, Harus Diberantas!
Mardani Ali Sera Akui Kinerja Mesin Partai Pendukung RIDO Kurang Optimal karena Kendala Logistik
KPK Tangkap Tujuh Orang dalam Operasi di Bengkulu, Termasuk Calon Gubernur Petahana Rohidin Mersyah
Deddy Corbuzier Dukung Paula Verhoeven Hadapi Perceraian dengan Baim Wong: Sebut Paula Perempuan Tangguh, Saya di Pihaknya!
Gus Ipul Ajak Semua Pihak Duduk Bersama Cari Solusi atas Kisruh Donasi Agus
Kompetisi BRImo Indonesia Pingpong League (IPL) 2024 Seri Tiga Dimulai, 25 Klub Bersiap Rebut Tiket Grand Final
Pencairan Gaji Pensiunan PNS Desember 2024 Serta Tunjangan Anak dan Pasangan Naik 12%