“Saat laporan ini dibuat, erupsi masih terjadi. Kolom abu masih teramati meski tertutup kabut,” ujar Liswanto dalam keterangan tertulisnya, Selasa siang.
PVMBG mengimbau masyarakat, pendaki, dan penambang pasir untuk tidak melakukan aktivitas dalam radius lima kilometer dari kawah utama, serta mewaspadai potensi aliran lahar di sepanjang sungai yang berhulu di puncak Semeru.
Baca Juga: Sandra Dewi Cabut Gugatan Keberatan atas Penyitaan Aset, Sidang Resmi Dinyatakan Berakhir
Gunung Semeru memang dikenal aktif dan rutin mengalami erupsi setiap tahun. Namun, peningkatan aktivitas kali ini menjadi pengingat bahwa gunung setinggi 3.676 meter itu masih menyimpan energi besar.
Warga di sekitar lereng diminta tetap tenang, tetapi selalu waspada terhadap kemungkinan peningkatan intensitas letusan dalam beberapa hari ke depan. ***
Artikel Terkait
Sachrudin Rombak 112 Pejabat Pemkot: Wajib Pelayanan Maksimal! Ini Daftar Nama Pejabat Yang Dilantik
Rupiah Menguat Tipis di Tengah Optimisme Perundingan Dagang China dan Amerika Serikat, Simak Alasannya!
EXO Gelar Fanmeeting ‘EXO’verse’ Desember 2025, Siap Tampilkan Lagu Baru!
Nikita Mirzani Hadapi Sidang Vonis Hari Ini, Ia Kirim Permohonan Pada Presiden Prabowo
Sandra Dewi Cabut Gugatan Keberatan atas Penyitaan Aset, Sidang Resmi Dinyatakan Berakhir
Warga Jawa Timur Ketagihan Judol? Kejagung Ungkap Daftar Daerah Tertinggi Kasus Judi Online di Indonesia
KPK Tetapkan Empat Tersangka Baru dalam Kasus Suap Proyek Fisik di OKU, Anggaran Diduga Naik Dua Kali Lipat
Sule Ungkap Namanya Jadi Salah Sasaran Perselingkuhan Jule, Ia Tiba-Tiba Diserang Netizen Disebut Selingkuh
Tim Voli Putri U-18 Indonesia Libas Thailand, Lolos ke Final Asian Youth Games 2025
Nikita Mirzani Jalani Sidang Vonis Kasus Pemerasan dan TPPU, Berharap Keadilan di Hari Sumpah Pemuda