Baca Juga: Hary Tanoesoedibjo Nyatakan Dukungan untuk Trump, Saham MNC GROUP Naik Signifikan
Demam
Beberapa jenis keracunan makanan yang disebabkan oleh bakteri atau virus dapat memicu demam.
Demam biasanya terjadi sebagai respons tubuh terhadap infeksi. Suhu tubuh yang tinggi bisa membuat anak merasa lemah dan tidak nyaman.
Lemas dan Dehidrasi
Keracunan makanan yang cukup parah dapat menyebabkan anak merasa sangat lemas dan lesu.
Dehidrasi juga merupakan risiko utama karena kehilangan cairan akibat muntah dan diare.
Gejala dehidrasi pada anak antara lain mulut kering, jarang buang air kecil, dan mata cekung.
Perubahan Pada Warna Kulit atau Bibir
Jika keracunan makanan menyebabkan dehidrasi yang parah, warna kulit atau bibir anak bisa berubah menjadi pucat atau kebiruan.
Baca Juga: Dukung Pertumbuhan UMKM, Pemerintah Resmi Hapus Utang Petani dan Nelayan
Ini adalah tanda bahwa tubuh anak kekurangan cairan dan memerlukan pertolongan segera.
Jika anak menunjukkan salah satu atau beberapa gejala di atas, orang tua perlu segera memberikan cairan untuk menghindari dehidrasi dan memantau kondisinya.
Jika gejalanya parah atau berlangsung lebih dari 24 jam, sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter atau bawa anak ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan yang tepat.***
Artikel Terkait
Pertolongan Pertama Saat Keracunan Makanan: Langkah Mudah dan Efektif untuk Pemulihan Cepat
Hati-hati! Berlebihan dalam Mengonsumsi Air Putih Dapat Menyebabkan Keracunan
10 Jenis Obat Berbahan Herbal Bisa Rusak Ginjal dan Jantung, BPOM Bilang Begini ...
DPR Minta BPOM Selidiki Anggur Muscat yang Diduga Miliki Kandungan Residu Kimia Berbahaya
Waspada! Jajanan China Latio Tercemar Bakteri, Berikut Daftar Merek yang Dilarang BPOM