Layanan Microsoft Azure Sempat Lumpuh Global, Gangguan DNS Picu Kekacauan Digital

Photo Author
Adi Sutiyawan, Insibernews
- Kamis, 30 Oktober 2025 | 19:15 WIB
Layanan Microsoft Azure Sempat Lumpuh Global  (Foto : Investment Monitor)
Layanan Microsoft Azure Sempat Lumpuh Global (Foto : Investment Monitor)

INSIBERNEWS - Gangguan besar kembali melanda layanan komputasi awan milik Microsoft, Azure, pada Rabu (29/10/2025) malam waktu global. Insiden ini membuat sejumlah sistem digital di berbagai belahan dunia sempat lumpuh total selama beberapa jam, termasuk layanan populer seperti Microsoft 365, Xbox, hingga Minecraft.

Menurut laporan dari The Verge, gangguan tersebut juga berdampak luas pada sejumlah perusahaan besar yang menggunakan layanan Azure sebagai infrastruktur digital mereka.

Beberapa di antaranya adalah Capital One, Alaska Airlines, dan jaringan kopi raksasa Starbucks yang mengalami gangguan pada sistem operasional internal.

Baca Juga: Harvey Moeis Resmi Jalani Hukuman 20 Tahun Penjara atas Kasus Korupsi Timah, Dieksekusi ke Lapas Cibinong

Dalam keterangan resminya di laman Azure Status, Microsoft menjelaskan bahwa masalah tersebut dipicu oleh perubahan konfigurasi sistem yang tidak disengaja.

Perubahan itu mempengaruhi sistem Domain Name System (DNS), teknologi penting yang berfungsi menerjemahkan alamat situs web menjadi alamat IP agar bisa diakses pengguna.

“Sejak sekitar pukul 16.00 UTC, sebagian pengguna yang terhubung ke Azure Front Door mengalami keterlambatan akses, kegagalan koneksi, dan kesalahan sistem,” tulis Microsoft dalam pernyataan resminya.

Baca Juga: Rest in Peace, Ayahanda YouTuber Jerome Polin Meninggal Dunia

Perusahaan asal Redmond itu mengonfirmasi bahwa tim teknis langsung bergerak cepat untuk mengidentifikasi sumber masalah dan mengembalikan stabilitas layanan.

Setelah dilakukan rollback terhadap konfigurasi yang bermasalah, sebagian besar sistem dilaporkan kembali normal dalam beberapa jam.

Gangguan DNS ini bukan kali pertama terjadi. Hanya sepekan sebelumnya, pesaing utama Microsoft, Amazon Web Services (AWS), juga mengalami insiden serupa yang mengganggu operasional ribuan situs dan layanan digital di seluruh dunia. Dua kejadian ini menjadi sinyal kuat bahwa infrastruktur digital global masih sangat rentan terhadap kesalahan konfigurasi internal.

Baca Juga: Pertanyakan soal Bunga Pinjaman Proyek Whoosh dari China yang Lebih Mahal dari Jepang, Pengamat: Kenapa Kemahalan Tetap Dipilih?

Dampaknya tidak hanya dirasakan oleh perusahaan besar, tetapi juga oleh pengguna individu. Banyak gamer melaporkan kesulitan masuk ke akun Xbox dan Minecraft, sementara pekerja kantoran mengeluhkan tidak bisa mengakses dokumen di Microsoft 365.

Hingga Kamis pagi, Microsoft memastikan bahwa pemulihan sudah mencapai 98 persen.

Halaman:

Editor: Adi Sutiyawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X