Meta Perluas Fitur Akun Remaja, Kini Hadir di Facebook dan Messenger

Photo Author
Adi Sutiyawan, Insibernews
- Sabtu, 27 September 2025 | 08:33 WIB
Ilustrasi Facebook  (Istimewa )
Ilustrasi Facebook (Istimewa )

INSIBERNEWSMeta semakin memperketat perlindungan bagi pengguna muda di platformnya. Perusahaan teknologi asal Amerika Serikat itu mengumumkan perluasan fitur Teen Accounts atau Akun Remaja untuk pengguna Facebook dan Messenger di seluruh dunia, Kamis (25/9). Sebelumnya, fitur ini baru diuji di Amerika Serikat, Inggris, Kanada, dan Australia.

Akun Remaja pertama kali diperkenalkan di Instagram pada musim gugur tahun lalu. Fitur ini lahir sebagai respons atas kritik tajam dari parlemen AS dan sejumlah pemerhati digital yang menilai platform media sosial kurang memberikan perlindungan terhadap pengguna remaja.

Baca Juga: Skandal Naturalisasi, FIFA Jatuhi Sanksi Berat ke FAM dan Tujuh Pemain

Dengan ekspansi terbaru, para remaja yang menggunakan Facebook dan Messenger akan otomatis mendapat sejumlah perlindungan tambahan.

Misalnya, pembatasan akses ke konten berbahaya atau tidak pantas, hingga pencegahan interaksi dari akun-akun yang mencurigakan atau tidak diinginkan.

Meta menegaskan bahwa pengguna di bawah 16 tahun kini wajib mendapat izin dari orang tua atau wali jika ingin mengubah pengaturan akun. Kebijakan ini bertujuan agar orang tua lebih terlibat dalam aktivitas daring anak mereka, sekaligus memberi kendali tambahan bagi keluarga.

Baca Juga: Bayern Pesta Gol 4-0, Bremen Jadi Korban Ketajaman Kane dan Kolega

Selain itu, sistem perpesanan juga diperketat. Remaja hanya bisa menerima pesan dari orang-orang yang sudah mereka ikuti atau pernah mereka hubungi sebelumnya. Langkah ini diambil untuk mengurangi risiko pelecehan online maupun pesan asing yang berpotensi berbahaya.

Di sisi lain, interaksi publik remaja juga dibatasi. Unggahan Stories misalnya, hanya bisa dilihat dan dibalas oleh teman-teman dekat. Sementara fitur tags, mentions, hingga kolom komentar, hanya terbuka bagi orang yang masuk dalam lingkaran pertemanan mereka.

Baca Juga: Fakta Mengejutkan! Ribuan Dapur Program Makan Bergizi Gratis Belum Kantongi Sertifikat Higienis

Untuk mendukung kesehatan digital, Meta juga menghadirkan pengingat waktu penggunaan. Remaja akan diberi notifikasi setelah satu jam menggunakan platform.

Tak hanya itu, pada malam hari akun mereka otomatis masuk ke Quiet Mode atau mode senyap, agar mereka bisa beristirahat tanpa gangguan notifikasi.

Meta berharap dengan hadirnya fitur ini di lebih banyak platform, para remaja dapat bersosial media dengan lebih aman.

“Kami ingin menciptakan ruang digital yang nyaman, sehat, dan positif untuk anak muda, tanpa mengabaikan peran orang tua,” tulis Meta dalam keterangannya.

Halaman:

Editor: Adi Sutiyawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X