INSIBERNEWS - Apple dikabarkan tengah menyiapkan langkah besar di dunia kecerdasan buatan. Perusahaan teknologi asal Cupertino itu dilaporkan akan meluncurkan mesin pencari berbasis AI pada tahun depan, yang disebut-sebut akan menempatkan mereka langsung dalam persaingan dengan pemain besar seperti Google, OpenAI, dan Perplexity AI.
Baca Juga: Airlangga Buka Suara soal Isu PHK Massal di Gudang Garam
Menurut laporan Bloomberg yang mengutip sumber dekat, sistem baru ini akan diberi nama World Knowledge Answers. Teknologi tersebut akan menjadi bagian dari asisten digital Siri, yang selama ini sering dikritik karena kalah canggih dibandingkan kompetitor seperti Google Assistant atau Alexa.
Tidak berhenti di Siri, Apple disebut juga berencana mengintegrasikan World Knowledge Answers ke dalam Safari dan Spotlight. Dengan begitu, pencarian di ekosistem Apple bisa menjadi lebih cepat, pintar, dan relevan, seolah menghadirkan pengalaman ChatGPT langsung di perangkat pengguna.
Baca Juga: Reza Rahadian Debut Jadi Sutradara Lewat Film 'Pangku'
Yang menarik, teknologi dasar yang menopang kemampuan baru Siri ini kabarnya berasal dari Google. Kedua perusahaan dikatakan baru saja menandatangani kesepakatan untuk menguji model AI yang dikembangkan Google, dan Apple akan menilai apakah teknologi tersebut cocok untuk mendukung asisten digitalnya.
Jika benar terealisasi, langkah ini akan mengubah wajah Siri dari sekadar asisten suara biasa menjadi mesin pencari berbasis AI yang mampu memahami konteks dan menjawab pertanyaan kompleks.
“Apple ingin menjadikan Siri pintu masuk utama bagi pengguna untuk mengakses informasi dari seluruh internet,” tulis Bloomberg.
Baca Juga: PM Israel Netanyahu Klaim Hancurkan Puluhan Menara di Gaza
Pendekatan Apple ini mengandalkan model bahasa besar atau LLM (large language model), otak dari teknologi AI generatif. Dengan sistem ini, Siri nantinya bisa menyajikan ringkasan, rekomendasi, hingga analisis singkat secara langsung, mirip dengan fitur AI Overview di Google Search.
Langkah ini juga dinilai sebagai strategi Apple untuk mengurangi ketergantungan pada Google sebagai penyedia mesin pencari default di perangkat iPhone dan Mac. Meski hubungan keduanya masih erat, Apple tampaknya ingin punya kemandirian lebih besar di ranah pencarian digital.
Baca Juga: Khalid Basalamah Penuhi Panggilan Ulang KPK Terkait Kasus Kuota Haji
Bagi pengguna, kehadiran mesin pencari AI Apple bisa jadi membawa pengalaman baru. Bayangkan, ketika menanyakan resep, rute perjalanan, atau bahkan analisis tren, Siri bisa langsung memberikan jawaban menyeluruh tanpa harus membuka banyak tab di browser.
Dengan rencana ambisius ini, Apple tak hanya mengejar ketertinggalan, tapi juga mencoba merebut pangsa pasar yang kini dikuasai oleh Google Search, ChatGPT, dan Perplexity. Tahun depan kemungkinan besar akan menjadi babak baru persaingan mesin pencari, kali ini dengan bumbu AI generatif yang semakin panas.
Artikel Terkait
Aset Dana Pensiun Tembus Rp1.593 Triliun, Tumbuh Hampir 9 Persen hingga Juli 2025
Honda Uji Coba EV Fun Concept, Motor Listrik Bergaya Moge Pertama Mereka
TNI Siber Temukan Dugaan Pelanggaran Hukum oleh Aktivis Ferry Irwandi, Siap Tempuh Jalur Hukum
Banyak Artis Takut Jadi Bintang Tamu Lapor Pak, Andika Pratama Bongkar Alasannya!
Chikita Meidy Rugi Ratusan Juta Usai Live TikTok Hilang: Penonton Turun Drastis, Harus Mulai dari Nol
Khalid Basalamah Penuhi Panggilan Ulang KPK Terkait Kasus Kuota Haji
Laptop untuk Siswa Sekolah Rakyat Dijanjikan Tiba Akhir September 2025
PM Israel Netanyahu Klaim Hancurkan Puluhan Menara di Gaza
Reza Rahadian Debut Jadi Sutradara Lewat Film 'Pangku'
Airlangga Buka Suara soal Isu PHK Massal di Gudang Garam