INSIBERNEWS - Isu pemutusan hubungan kerja (PHK) massal di perusahaan rokok raksasa PT Gudang Garam terus menjadi bahan perbincangan publik setelah sebuah video viral di media sosial. Dalam video berdurasi 1 menit 17 detik itu terlihat puluhan pekerja berjabat tangan penuh haru, seolah menandai momen perpisahan.
Menanggapi hal tersebut, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, akhirnya buka suara. Ia menegaskan pemerintah masih terus memantau perkembangan informasi yang beredar dan belum dapat memberikan kesimpulan pasti.
Baca Juga: Reza Rahadian Debut Jadi Sutradara Lewat Film 'Pangku'
“Kami monitor, karena Gudang Garam sudah menggunakan juga modernisasi. Nanti kami lihat ya,” kata Airlangga kepada wartawan di Jakarta, Senin (8/9).
Airlangga menekankan bahwa hingga saat ini belum ada laporan resmi dari pihak perusahaan terkait isu PHK massal tersebut. Pemerintah, ujarnya, masih menunggu konfirmasi langsung untuk memastikan kebenarannya.
“Gudang Garam juga belum melaporkan,” tambahnya singkat.
Baca Juga: PM Israel Netanyahu Klaim Hancurkan Puluhan Menara di Gaza
Meski begitu, Airlangga tidak menampik bahwa modernisasi teknologi di industri rokok bisa menjadi salah satu faktor yang memengaruhi kebutuhan tenaga kerja. Pergeseran dari proses manual ke mekanisasi kerap menimbulkan konsekuensi terhadap jumlah pekerja yang dibutuhkan.
Sementara itu, viralnya video perpisahan para pekerja Gudang Garam memunculkan simpati publik. Banyak warganet menyampaikan dukungan moral bagi para buruh yang diduga terdampak, sekaligus mendesak pemerintah turun tangan memberikan kepastian.
Baca Juga: Khalid Basalamah Penuhi Panggilan Ulang KPK Terkait Kasus Kuota Haji
Di sisi lain, pengamat ketenagakerjaan menilai isu ini harus ditangani dengan serius mengingat Gudang Garam merupakan salah satu perusahaan besar di Indonesia yang menyerap ribuan tenaga kerja.
Bila benar terjadi PHK massal, dampaknya bisa signifikan terhadap kondisi sosial-ekonomi di daerah sekitar pabrik, terutama di Kediri, Jawa Timur.
Hingga kini pihak Gudang Garam sendiri belum mengeluarkan pernyataan resmi. Publik pun masih menunggu klarifikasi perusahaan mengenai video viral tersebut. Pemerintah memastikan tetap mengawasi, sembari menyiapkan langkah antisipasi bila isu PHK massal ini benar adanya.
Artikel Terkait
Saham Rokok Melonjak di Tengah Isu Reshuffle Kabinet dan Pergantian Menkeu
Aset Dana Pensiun Tembus Rp1.593 Triliun, Tumbuh Hampir 9 Persen hingga Juli 2025
Honda Uji Coba EV Fun Concept, Motor Listrik Bergaya Moge Pertama Mereka
TNI Siber Temukan Dugaan Pelanggaran Hukum oleh Aktivis Ferry Irwandi, Siap Tempuh Jalur Hukum
Banyak Artis Takut Jadi Bintang Tamu Lapor Pak, Andika Pratama Bongkar Alasannya!
Chikita Meidy Rugi Ratusan Juta Usai Live TikTok Hilang: Penonton Turun Drastis, Harus Mulai dari Nol
Khalid Basalamah Penuhi Panggilan Ulang KPK Terkait Kasus Kuota Haji
Laptop untuk Siswa Sekolah Rakyat Dijanjikan Tiba Akhir September 2025
PM Israel Netanyahu Klaim Hancurkan Puluhan Menara di Gaza
Reza Rahadian Debut Jadi Sutradara Lewat Film 'Pangku'