Waspada! Darah Putih Tak Boleh Naik ke Kepala, Ini Alasannya

Photo Author
Cristina Jeany Malonda, Insibernews
- Selasa, 18 Maret 2025 | 04:20 WIB
Ilustrasi Darah Putih/Leukosit (Foto : freepik/rost9)
Ilustrasi Darah Putih/Leukosit (Foto : freepik/rost9)

INSIBERNEWS - Istilah "darah putih naik ke kepala" sering terdengar dalam percakapan sehari-hari, tetapi apakah benar ada bahaya di baliknya? Dalam dunia medis, darah putih atau leukosit adalah komponen penting dalam sistem kekebalan tubuh yang berfungsi melawan infeksi.

Namun, ketika jumlahnya meningkat secara tidak wajar atau terjadi ketidakseimbangan dalam tubuh, kondisi ini bisa berdampak buruk pada kesehatan, termasuk di area kepala dan otak.

Baca Juga: Daftar Susunan Staf Kepelatihan Timnas Indonesia era Patrick Kluivert

Salah satu risiko utama dari peningkatan jumlah leukosit adalah peradangan yang berlebihan. Jika kadar darah putih terlalu tinggi di dalam tubuh, terutama di area kepala, hal ini dapat memicu reaksi inflamasi yang mengganggu fungsi otak.

Peradangan ini bisa menyebabkan gejala seperti sakit kepala hebat, pusing, hingga gangguan kognitif.

Dalam kasus tertentu, peradangan kronis pada otak dapat berkontribusi terhadap penyakit neurodegeneratif seperti Alzheimer atau Parkinson.

Baca Juga: Resep Kacang Telur Renyah, Cocok Untuk Camilan di Hari Lebaran

Selain itu, peningkatan leukosit dalam darah juga dapat mengindikasikan adanya infeksi serius atau gangguan autoimun. Beberapa kondisi medis seperti meningitis atau ensefalitis terjadi akibat infeksi yang menyebabkan respons imun berlebihan di otak.

Akibatnya, pembuluh darah di area kepala dapat mengalami pembengkakan atau penyumbatan, yang berisiko memicu stroke atau gangguan neurologis lainnya. Oleh karena itu, menjaga kadar leukosit dalam batas normal sangat penting untuk kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Baca Juga: Parsel THR Unik, 7 Pilihan Hadiah yang Tak Terlupakan untuk Keluarga

Gaya hidup yang sehat berperan besar dalam menjaga keseimbangan leukosit dalam tubuh. Pola makan bergizi, olahraga teratur, tidur cukup, serta mengelola stres adalah beberapa cara efektif untuk menjaga sistem imun tetap stabil.

Jika seseorang mengalami gejala yang mencurigakan seperti sakit kepala yang tak kunjung reda, pusing, atau tubuh terasa lemas, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Baca Juga: Laptop Samsung Galaxy Book4 Edge Copilot+ Punya Tombol AI Khusus

Meskipun darah putih memiliki peran penting dalam melindungi tubuh dari penyakit, jumlah yang tidak seimbang bisa berdampak buruk pada kesehatan, terutama di area kepala.

Halaman:

Editor: Cristina Jeany Malonda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X