INSIBERNEWS - Kemunculan hamparan sampah yang menyerupai sebuah pulau di perairan Jakarta Utara menjadi perhatian publik setelah videonya ramai beredar di media sosial.
Tumpukan sampah tersebut terlihat mengapung dan membentuk daratan kecil di kawasan pesisir Muara Kali Adem, Kecamatan Penjaringan.
Baca Juga: Dugaan Korupsi MBG Terbongkar, Menkeu Sebut Berawal dari Temuan Pengawasan Anggaran
Fenomena itu disebut berada sekitar 600 hingga 700 meter dari garis pantai. Dari kejauhan, tumpukan sampah tampak menjulang di atas permukaan air dan menyerupai sebuah pulau. Kondisi tersebut memicu beragam reaksi warganet yang menyoroti persoalan sampah dan pencemaran lingkungan di wilayah pesisir ibu kota.
Diduga, sampah berasal dari aliran sungai yang bermuara ke laut dan terbawa arus sebelum akhirnya terkumpul di satu titik.
Seiring waktu, volume sampah terus bertambah hingga membentuk hamparan padat yang terlihat seperti daratan terapung di tengah perairan.
Baca Juga: Postingan Pendiri Cherrybelle Jadi Sorotan, Nama Sarwendah Kembali Ramai Dibahas
Menindaklanjuti laporan masyarakat yang beredar di media sosial, pemerintah daerah langsung mengerahkan tim gabungan untuk melakukan pembersihan.
Operasi tersebut melibatkan sekitar 70 personel dari berbagai instansi yang bekerja sama menangani tumpukan sampah di lokasi.
"Kegiatan ini dilaksanakan secara kolaboratif dengan melibatkan sekitar 70 personel gabungan," demikian keterangan Unit Penanganan Sampah (UPS) Badan Air Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta.
Baca Juga: KPK Bongkar Dugaan Pemerasan di Kementerian Imigrasi, Silmy Karim Resmi Masuk Tahanan
Personel yang diterjunkan berasal dari UPS Badan Air Kecamatan Penjaringan, Sudin Lingkungan Hidup Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu, Satpel Lingkungan Hidup Kecamatan Penjaringan, hingga unsur Polairud Polda Metro Jaya.
Proses pembersihan diperkirakan berlangsung selama beberapa hari mengingat luas area dan banyaknya sampah yang harus diangkut.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya pengelolaan sampah yang lebih baik, terutama di wilayah perkotaan yang memiliki banyak aliran sungai menuju laut. Selain mengganggu ekosistem pesisir, penumpukan sampah dalam jumlah besar juga berpotensi menghambat aktivitas nelayan serta mencemari kawasan perairan di sekitar Jakarta Utara.***
Artikel Terkait
Iran Siapkan Pemakaman Mendiang Akbar Ali Khamenei, 20 Juta Warga Diperkirakan Hadir
KPK Bongkar Dugaan Pemerasan di Kementerian Imigrasi, Silmy Karim Resmi Masuk Tahanan
WADUH! Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Pemerintah dan BI Perkuat Sinergi
Postingan Pendiri Cherrybelle Jadi Sorotan, Nama Sarwendah Kembali Ramai Dibahas
Dugaan Korupsi MBG Terbongkar, Menkeu Sebut Berawal dari Temuan Pengawasan Anggaran