INSIBERNEWS - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin akhirnya angkat bicara terkait kabar yang menyebut dirinya masuk dalam bursa calon Menteri Keuangan.
Isu tersebut mencuat setelah dirinya terlihat menghadiri pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta pada Selasa (9/6/2026) malam.
Baca Juga: Pertamax Tembus Rp16.250 per Liter, Kenaikan Harga Resmi Berlaku Mulai Hari Ini
Menanggapi spekulasi yang berkembang, Budi menegaskan bahwa agenda pertemuannya dengan Presiden tidak berkaitan dengan pembahasan posisi Menteri Keuangan.
Menurutnya, pertemuan tersebut lebih banyak membahas persiapan sejumlah program kesehatan, termasuk agenda peresmian rumah sakit yang akan dilakukan di Lampung.
Saat dicecar pertanyaan mengenai kemungkinan dirinya mengisi jabatan Menteri Keuangan, Budi menanggapinya dengan santai. Sambil tersenyum, ia menegaskan bahwa hingga saat ini dirinya masih fokus menjalankan amanah sebagai Menteri Kesehatan.
Baca Juga: Gelombang PHK Kian Mengkhawatirkan, DPR Minta Perlindungan Pekerja Diperkuat
"Sekarang masih jadi Menkes," ujar Budi singkat saat menjawab pertanyaan awak media.
Mantan bankir itu juga menepis anggapan bahwa latar belakangnya di sektor keuangan menjadi modal utama untuk mengisi posisi Menteri Keuangan. Dengan nada bercanda, ia mengaku sudah cukup lama meninggalkan dunia perbankan sejak beralih ke pemerintahan.
"Kayaknya sudah agak lupa, sudah lama enggak jadi direktur bank," katanya sambil tertawa.
Ketika kembali ditanya apakah ada pembahasan khusus mengenai kursi Menteri Keuangan dalam pertemuannya dengan Presiden Prabowo, Budi kembali memberikan jawaban singkat dan menegaskan bahwa tidak ada agenda semacam itu. Ia memilih tidak berkomentar lebih jauh dan langsung melanjutkan kegiatannya.
Nama Budi Gunadi Sadikin sebelumnya ramai disebut sebagai salah satu figur yang berpeluang mengisi posisi Menteri Keuangan apabila terjadi perubahan di kabinet.
Selain Budi, ekonom senior Chatib Basri juga kerap dikaitkan dalam berbagai spekulasi yang berkembang. Namun hingga kini, pemerintah belum memberikan pernyataan resmi terkait isu tersebut sehingga seluruh informasi yang beredar masih sebatas rumor politik.***
Artikel Terkait
Rupiah Melemah ke Rp17,800 per Dolar AS, Menkeu Purbaya Pastikan APBN dan Pasar Tetap Terkendali
Menkeu Purbaya Yakin Rupiah Bakal Bangkit dalam 2 Bulan, Pelemahan Dinilai Hanya Tekanan Sementara
Ramai Isu Resuffle Menkeu, Kemensetneg Pastikan Posisi Purbaya Tetap Aman
Rupiah Melemah Tajam, Menkeu Purbaya Pastikan Indonesia Jauh dari Krisis 1998
Menkeu Purbaya Buka Suara soal Transaksi Dolar di Pelabuhan: 'Wajib Pakai Rupiah!'