Career Catfishing: Fenomena Baru Gen Z di Dunia Kerja dan Cara Perusahaan Menghadapinya

Photo Author
Adi Sutiyawan, Insibernews
- Senin, 3 Maret 2025 | 12:04 WIB
Mengapa Career Catfishing Jadi Fenomena di Kalangan Gen Z? (Image by Mohamed Hassan from Pixabay)
Mengapa Career Catfishing Jadi Fenomena di Kalangan Gen Z? (Image by Mohamed Hassan from Pixabay)

Bagaimana Perusahaan Menghadapi Career Catfishing?

Meski fenomena ini terkesan negatif, ada beberapa langkah yang bisa diambil perusahaan untuk meminimalisir dampaknya:

  1. Komunikasi yang Jelas
    Salah satu kunci utama adalah meningkatkan komunikasi antara perusahaan dan calon karyawan. Memberikan informasi yang jelas tentang harapan dan realitas kerja sejak awal dapat mengurangi ketidakpastian dan menciptakan saling pengertian.
  2. Transparansi dalam Proses Rekrutmen
    Perusahaan perlu lebih transparan dalam menjelaskan budaya kerja, ekspektasi, dan tanggung jawab posisi yang ditawarkan. Dengan begitu, calon karyawan bisa memutuskan apakah mereka benar-benar cocok dengan perusahaan.
  3. Pendekatan yang Manusiawi
    HRD perlu memahami kebutuhan dan harapan Gen Z. Fleksibilitas, kesejahteraan mental, dan kesempatan untuk berkembang adalah hal-hal yang sangat dihargai oleh generasi ini. Dengan menciptakan lingkungan kerja yang manusiawi, perusahaan bisa menarik kandidat yang benar-benar berkomitmen.

 Baca Juga: Dari Puncak Kejayaan hingga Runtuh: Kisah Pilu PT Sritex, Raksasa Tekstil Asia Tenggara yang Tutup pada 2025

Apa yang Bisa Dipelajari?

Career catfishing mungkin terlihat sebagai masalah etos kerja, tetapi sebenarnya fenomena ini mencerminkan perubahan nilai dan ekspektasi di dunia kerja. Generasi Z membawa perspektif baru tentang keseimbangan hidup, transparansi, dan kesejahteraan. Perusahaan yang mampu beradaptasi dengan nilai-nilai ini akan lebih sukses menarik dan mempertahankan talenta muda.

Jadi, alih-alih menyalahkan Gen Z, mungkin sudah saatnya perusahaan mengevaluasi kembali proses rekrutmen dan budaya kerja mereka. Bagaimanapun, dunia kerja terus berubah, dan siapa pun yang tidak mau beradaptasi akan tertinggal.

Halaman:

Editor: Adi Sutiyawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X