Dharma menganggap, sejak era Presiden Jokowi, telah muncul stigma bahwa pemimpin lebih dianggap sebagai "petugas partai," sehingga rakyat membutuhkan sosok pemimpin yang benar-benar fokus untuk melayani kepentingan mereka.
Dengan keputusannya untuk maju secara independen, Dharma berharap dapat memberikan alternatif bagi rakyat Jakarta untuk memilih pemimpin yang lebih dekat dengan aspirasi mereka.
Meskipun gagal meraih kemenangan dalam Pilgub 2024, Dharma tetap optimis dengan pilihan barunya dalam dunia usaha, yaitu berjualan kaos, untuk menghadapi masa depan.