Hal ini menciptakan kesenjangan antara apa yang dibutuhkan rakyat dan apa yang diperjuangkan oleh wakil mereka.
Dilansir INsibernews dari ICW (5/10/2024), Peneliti ICW, Yassar Aulia mengungkapkan bahwa anggota DPR merupakan orang-orang kaya.
Baca Juga: Menyoroti Serangan Rudal Iran ke Israel, Intip Kekuatan Militer Keduanya
“Orang-orang yang berhasil duduk di Senayan adalah orang-orang yang punya sumber material yang besar,” ungkap Yassar Aulia.
Maka dari itu maka tidak heran jika anggota DPR akan berpikir bagaimana cara untuk mengembalikan uangnya yang sudah digunakan untuk berpolitik salah satunya adalah untuk berkampanye.
Karena biaya kampanye dan biaya politik lainnya tidaklah sedikit, anggota DPR membutuhkan modal yang banyak.
Baca Juga: Perlu Dibenahi! Pemerintahan Jokowi Wariskan Ekonomi Deflasi pada Pemerintahan Prabowo
“Itu kerap menghasilkan relasi yang sangat transaksional, anggota DPR terpilih akan mengalkulasi untung rugi, biaya yang sudah dikeluarkan untuk kampanye, mereka akan berpikir bagaimana uang tersebut bisa ditebus (dikembalikan),” ujar Yassar Aulia.***