INSIBERNEWS - Pada bulan Oktober 2024, Indonesia akan memiliki pemerintahan yang baru karena pemerintahan Jokowi lengser.
Kemudian akan digantikan dengan pemerintahan di bawah kepemimpinan presiden terpilih Prabowo Subianto.
Namun ternyata pemerintahan Jokowi mewariskan kondisi ekonomi yang tidak baik kepada pemerintahan yang baru.
Baca Juga: Heboh! Mahasiswa Unnes Tewas Gantung Diri di Semarang, Tinggalkan Pesan Terakhir Ini
Dilansir INsibernews dari akun Instagram @narasinewsroom (3/10/2024), pemerintahan Indonesia yang baru nanti akan memiliki PR untuk mengembalikan kondisi ekonomi.
Ini merupakan tantangan besar karena hingga bulan September, Indonesia sudah mengalami deflasi selama 5 bulan.
Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia, Mohammad Faisal memperkirakan bahwa pada bulan Oktober deflasi masih ada.
Baca Juga: Polisi Ambil Langkah Tegas! KJP Akan Dicabut Bagi Pelajar yang Terlibat Tawuran
“Yang perlu diantisipasi adalah bagaimana pemerintahan yang baru itu membalikkan keadaan ini tantangannya, ya dengan berbagai macam strategi di fiskal terutama,” ungkap Mohammad Faisal.
Untuk mengatasi deflasi berkepanjangan perlu adanya tindakan pemerintah di bidang fiskal.
“Yang di fiskal, yang perlu diantisipasi terutama. Karena banyak program-program yang direncanakan oleh pemerintah yang baru yang memakan anggaran APBN,” ujar Mohammad Faisal.
Baca Juga: Dampak dari Penghapusan UN, Siswa Indonesia Sulit Kuliah di Luar Negeri
Salah satu tindakan yang bisa dilakukan oleh pemerintah untuk mengatasi deflasi adalah dengan memberikan bantuan sosial (bansos) agar daya beli meningkat.
Artikel Terkait
Apa Itu Zaken Kabinet yang Dikaitkan dengan Prabowo-Gibran untuk Susun Menteri? Ternyata...
Geger! Prabowo Marah dan Kecewa Mengetahui Tentang Akun Fufufafa yang Menghina Dirinya Diduga Milik Gibran
Prabowo Sudah Mengetahui Rumor Akun Fufufafa yang Diduga Milik Gibran Tapi Tidak Marah, Kenapa?
Kemenkeu Tambah Anggaran Jadi Rp121 Triliun Untuk Program Quick Win Prabowo
Tak Ajak Gibran, Prabowo lebih suka Gandeng Anaknya Didit di Pelantikan Anggota DPR RI Masa Kerja 2024-2029