Dalam kesempatan itu, Ketua DPR juga menyoroti pentingnya transisi menuju ekonomi hijau di tengah ancaman perubahan iklim global. Ia menilai langkah Korea Selatan yang konsisten dalam mengembangkan industri rendah karbon dapat menjadi contoh bagi negara lain, termasuk Indonesia.
“Komitmen Korea Selatan terhadap ekonomi hijau patut diapresiasi. Kami percaya kerja sama di bidang energi baru dan kawasan industri hijau akan membawa manfaat besar bagi kedua negara, sekaligus memperkuat posisi Asia sebagai motor pembangunan berkelanjutan,” lanjut Puan.
Selain isu energi, Puan juga menyinggung pentingnya kolaborasi budaya antara Indonesia dan Korea Selatan. Menurutnya, hubungan antarwarga dan pertukaran budaya menjadi jembatan penting untuk mempererat persahabatan kedua bangsa.
Ia menilai, generasi muda Indonesia yang akrab dengan budaya Korea menjadi modal sosial yang berharga untuk memperdalam hubungan bilateral.
Baca Juga: Pemerintah Bakal Kirim Tim ke China, Bahas Skema Pembayaran Utang Proyek Kereta Cepat Whoosh
Pertemuan Puan dengan Woo Won-shik ditutup dengan komitmen bersama untuk memperkuat diplomasi parlemen serta membuka peluang kerja sama konkret di berbagai bidang strategis.
Baik Indonesia maupun Korea Selatan menegaskan keinginan mereka untuk terus menjaga hubungan erat yang selama ini sudah terjalin, dengan semangat saling mendukung dalam mewujudkan kemajuan dan kesejahteraan bersama di kawasan Asia Pasifik.***