Selain itu, pengalihan lahan untuk pemukiman dan industri juga menyebabkan penyempitan aliran sungai.
Pembangunan yang tidak terkontrol memperburuk kapasitas sungai dalam menampung air, yang semakin memperburuk potensi terjadinya banjir.
Fenomena ini semakin diperparah dengan kurangnya kesadaran tentang pentingnya konservasi lingkungan di daerah sekitar DAS.
Upaya untuk mengatasi masalah ini memerlukan keterlibatan pemerintah, masyarakat, dan pihak swasta dalam menjaga keseimbangan antara pembangunan dan perlindungan lingkungan.
Penataan ulang tata ruang yang lebih bijaksana, penghijauan kembali di sepanjang DAS.
Serta pengawasan ketat terhadap alih fungsi lahan menjadi langkah penting untuk mengurangi risiko banjir dan menjaga kelestarian lingkungan di kawasan Bekasi.***