INSIBERNEWS - Banjir yang terjadi di Bekasi pada 3 Maret 2025 menjadi salah satu banjir terparah dalam beberapa tahun terakhir.
Ketinggian banjir yang terjadi di Bekasi kali ini mencapai ketinggian 2,5 meter di sejumlah daerah.
Dilansir INsibernews dari penelitian Badan Informasi Geospasial pada 2013, maraknya alih fungsi lahan di Daerah Aliran Sungai (DAS) Bekasi menjadi salah satu penyebab banjir di Bekasi.
Baca Juga: Habiskan Rp1,5 Miliar untuk Makan Berbuka Gratis, dari Mana Asal Dana Masjid Jogokaiyan Yogyakarta
Alih fungsi lahan DAS ini terutama terjadi di daerah hilir dan tengah.
Proses alih fungsi lahan ini terutama terjadi di daerah hilir dan tengah DAS Bekasi, yang sebelumnya merupakan area hijau yang menyerap banyak air hujan.
Namun, seiring berjalannya waktu, area ini berubah menjadi pemukiman padat, kawasan industri, hingga lapangan golf, yang memiliki dampak signifikan terhadap kondisi lingkungan.
Baca Juga: Apakah Magang Termasuk Pengalaman Kerja? Ini Cara Menyusunnya di CV dan Manfaatnya untuk Karir
DAS, yang sejatinya berfungsi sebagai kawasan penampung dan penyaring air hujan.
Kini kehilangan perannya karena banyaknya lahan yang dialihfungsikan.
Tanah yang sebelumnya mampu menyerap air hujan kini digantikan dengan permukaan yang keras dan kedap air, seperti beton dan aspal.
Baca Juga: Cara Memperbaiki File PDF Rusak atau Corrupt dengan Mudah dan Cepat: Tips Ampuh Mengembalikan Data
Hal ini menyebabkan aliran air permukaan meningkat secara drastis, yang tidak dapat lagi diserap oleh tanah.
Akibatnya, debit air di sungai meningkat, yang berujung pada terjadinya banjir saat musim hujan.
Artikel Terkait
Rekayasa Lalu Lintas di Kolong Tol Kembangan Akibat Banjir: Polisi Alihkan Arus untuk Redakan Kepadatan
Cara Mudah Cek Lokasi Banjir Menggunakan Google Maps dan Aplikasi Jaki di Jakarta dan Bekasi
BPBD Konfirmasi Banjir di Seluruh Wilayah Jakarta Sudah Surut, Pengungsi Segera Kembali ke Rumah
Kemensos Respons Cepat Banjir Jakarta: Bantuan Rp815,5 Juta untuk Warga Terdampak Banjir Jakarta, 35.000 Paket Makanan dan Perlengkapan Darurat
BMKG Prediksi Hujan Intensitas Tinggi Terus Turun Hingga 11 Maret 2025, Waspada Banjir dan Longsor