Sehingga di sejumlah tempat terjadi antrean panjang untuk bisa mendapatkan gas LPG.
Dilansir INsibernews dari akun Instagram @ngomonginuang (4/2/2025), pihak kepolisian mengklaim bahwa meninggalnya korban bukan saat mengantre pembelian gas LPG.
Baca Juga: Filipina Umumkan Keadaan Darurat Pangan untuk Menanggulangi Kenaikan Harga Beras
Tetapi korban meninggal ketika dibawa keluarganya ke rumah sakit.
Keterangan ini disampaikan oleh Kapolsek Pamulang, Kompol Widya Agustiono.
“Jadi tidak betul meninggal di antrean. Kedua, meninggalnya pun di rumah sakit bukan di tempat yang diviralkan seperti itu, tidak ada,” ungkap Kompol Widya Agustiono.***
Artikel Terkait
Pertamina: Mulai 1 Juni 2024, Beli Gas LPG 3Kg Wajib Gunakan KTP
Sri Mulyani Ungkap Harga Gas LPG 3KG Harusnya 42 Ribu Per-Tabung
Menteri ESDM Larang Pengecer Jual Gas LPG, Sejumlah Daerah Mengalami Kelangkaan Gas Melon
Bahlil Lahadalia Jamin Subsidi Gas LPG Tidak Dibatasi dan Tidak Ada Kelangkaan
Beda Perintah Presiden Prabowo dengan Menteri ESDM Mengenai Izin Penjualan Gas LPG 3 Kg di Pedagang Eceran