INSIBERNEWS - Tangerang menjadi salah satu daerah yang warganya kesulitan mendapatkan gas LPG 3 kg.
Warga harus rela mengantre panjang demi membeli gas LPG 3 kg.
Bahkan viral kabar bahwa adanya seorang ibu yang meninggal dunia akibat kelelahan.
Baca Juga: Heboh! Warga Aceh Timur Temukan Kerangka Manusia di Kebun Kelapa
Hal tersebut terjadi karena ia diduga kelelahan berjalan 200 meter dengan membawa dua tabung gas LPG 3 kg.
Pada berita yang viral, ibu tersebut dikabarkan meninggal pada saat mengantre pembelian gas LPG.
Sebelumya diketahui bahwa Menteri ESDM Bahlil Lahadalia melarang pengecer untuk menjual gas LPG 3 kg.
Baca Juga: Antrean Panjang LPG 3 Kg di Tangerang Picu Kemarahan Warga, Minta Menteri ESDM Alias Bahlil Dicopot
Hal tersebut dilakukan karena banyak oknu pengecer yang memainkan harga.
Bahlil Lahadalia ingin masyarakat membeli gas LPG di pangkalan supaya harganya bisa dikontrol oleh pemerintah.
Harapannya masyarakat bisa membeli gas LPG dengan harga terjangkau.
Baca Juga: Ledakan Bom Guncang Moskow, Pemimpin Separatis Ukraina Tewas dalam Serangan
Namun ternyata kebijakan yang dikeluarkan oleh Menteri ESDM justru membuat kelangkaan gas LPG.
Artikel Terkait
Pertamina: Mulai 1 Juni 2024, Beli Gas LPG 3Kg Wajib Gunakan KTP
Sri Mulyani Ungkap Harga Gas LPG 3KG Harusnya 42 Ribu Per-Tabung
Menteri ESDM Larang Pengecer Jual Gas LPG, Sejumlah Daerah Mengalami Kelangkaan Gas Melon
Bahlil Lahadalia Jamin Subsidi Gas LPG Tidak Dibatasi dan Tidak Ada Kelangkaan
Beda Perintah Presiden Prabowo dengan Menteri ESDM Mengenai Izin Penjualan Gas LPG 3 Kg di Pedagang Eceran