INSIBERNEWS - Analisa Josefa Corr, yang mengklaim sebagai putri mendiang diktator Filipina Ferdinand E. Marcos, telah menjadi sorotan internasional setelah terlibat dalam insiden penyerangan dalam keadaan mabuk di dalam pesawat pada 29 Desember 2024.
Laporan-laporan dari media internasional, seperti Associated Press, BBC, dan Washington Post, mengungkapkan bahwa Corr dan suaminya, James Alexander Corr, telah didakwa terkait dengan perkelahian di penerbangan Jetstar menuju Sydney.
Insiden di Pesawat Jetstar
Menurut laporan polisi Australia, Corr diduga menyerang seorang penumpang setelah mengonsumsi alkohol yang dibawa pasangan itu sendiri selama penerbangan. Perkelahian itu terjadi di luar toilet pesawat, di mana Corr dilaporkan "mencengkeram dan mengguncang penumpang lain."
Setelah pesawat mendarat di Sydney, pasangan tersebut dibawa ke kantor polisi dan didakwa dengan tuduhan tidak mematuhi petunjuk keselamatan serta melakukan penyerangan. Meskipun mereka mengaku tidak bersalah, keputusan pengadilan mengharuskan mereka untuk mematuhi beberapa persyaratan jaminan.
Pembatasan dan Persyaratan Pengadilan
Pengadilan Australia memberikan syarat pada pasangan Corr, termasuk pembatasan ketat terkait konsumsi alkohol. Mereka dilarang mengonsumsi alkohol baik di dalam pesawat maupun di bandara internasional atau domestik Australia. Sebagai tambahan, pasangan tersebut juga diwajibkan untuk menyetor uang jaminan sebesar 20.000 dolar Australia, yang akan hangus jika mereka melanggar ketentuan tersebut.
Klaim Sebagai Putri Marcos dan Asal-usul Keluarga
Corr, yang kini berusia 53 tahun, mengaku sebagai putri dari Ferdinand E. Marcos, diktator yang memerintah Filipina selama lebih dari dua dekade hingga digulingkan pada 1986. Ia juga mengklaim bahwa ibunya, model Australia Evelin Hegyesi, memiliki hubungan dengan Marcos pada tahun 1970-an, yang menghasilkan kelahirannya. Marcos Jr., presiden Filipina saat ini, sebelumnya membantah klaim ini dan menyebutnya sebagai rumor.
Selain klaim terkait garis keturunan, laporan-laporan lain mengungkapkan bahwa Evelin Hegyesi, ibu Corr, diduga terlibat dalam praktik keuangan yang meragukan terkait dengan yayasan milik pasangan Marcos. Hegyesi dilaporkan mendirikan perusahaan Austraphil Pty Ltd., yang diduga terlibat dalam pemindahan dana dari yayasan ilegal milik Marcos di Swiss.
Analisa Corr Saat Ini
Di luar kontroversi terkait keluarganya, Analisa Corr bekerja sebagai desainer interior dan fotografer di Australia. Namun, insiden di pesawat ini kini menambah kontroversi yang menyelimuti namanya, memicu perhatian luas terhadap kisahnya dan masalah hukum yang sedang dihadapinya.
Artikel Terkait
Mengapa Black Box Pesawat Memiliki Peran Penting Saat Ada Kecelakaan?
Menko Infra AHY Sebut Pemerintah Berupaya Turunkan Harga Tiket Pesawat dan Moda Transportasi Lain Menjelang Lebaran 2025
Kecelakaan Tragis di Langit Amerika: Tabrakan Antara Pesawat Jet American Airlines dan Helikopter Black Hawk di Udara Washington
Kecelakaan Mengerikan! Pesawat Penumpang Tabrak Helikopter Militer di Dekat Bandara Reagan, Washington D.C. Operasi Penyelamatan Intensif!
Pesawat Air Busan Terbakar Sebelum Terbang ke Hong Kong di Bandara Internasional Gimhae: Penyebab Diduga Baterai Portable, Penumpang Selamat
Tanpa Bukti yang Jelas Donald Trump Tuding Program Keberagaman FAA Penyebab Kecelakaan Pesawat: Kontroversi Terkait Kecelakaan Pesawat di Washington
Tragedi Mematikan! 67 Orang Tewas dalam Kecelakaan Pesawat, Termasuk Atlet Seluncur Indah dan Seorang Pilot yang Akan Menikah
Kecelakaan Mematikan Jeju Air Korea Selatan: Tanggul, Kebakaran, dan Tabrakan Burung Menghancurkan Pesawat, Laporan Awal Mengungkap Fakta Mengejutkan
Kecelakaan Pesawat Jeju Air: Menteri Perhubungan Korea Selatan Mengundurkan Diri Setelah Ditemukannya Kejanggalan di Tanggul Bandara!