Tanpa Bukti yang Jelas Donald Trump Tuding Program Keberagaman FAA Penyebab Kecelakaan Pesawat: Kontroversi Terkait Kecelakaan Pesawat di Washington

Photo Author
Adi Sutiyawan, Insibernews
- Jumat, 31 Januari 2025 | 10:13 WIB
Donald Trump Kecam FAA atas Kecelakaan Pesawat Mematikan (foto: Istimewa)
Donald Trump Kecam FAA atas Kecelakaan Pesawat Mematikan (foto: Istimewa)

INSIBERNEWS - Pada Kamis, 30/01/2025, Presiden Donald Trump menimbulkan kontroversi setelah mengaitkan kecelakaan udara yang mematikan di Washington dengan upaya Administrasi Penerbangan Federal (FAA) untuk memperkenalkan keberagaman dalam tenaga kerja mereka.

Pernyataan Trump tersebut datang setelah sebuah jet penumpang yang hendak mendarat di Bandara Nasional Reagan bertabrakan dengan helikopter Angkatan Darat, menewaskan 67 orang di dalam kedua pesawat. Meskipun penyebab kecelakaan ini belum jelas, Trump dengan cepat mengaitkannya dengan kebijakan keberagaman FAA, meski tanpa bukti yang mendukung klaim tersebut.

 Baca Juga: Kecelakaan Tragis di Langit Amerika: Tabrakan Antara Pesawat Jet American Airlines dan Helikopter Black Hawk di Udara Washington

Trump Kritik Program Keberagaman FAA yang Inklusif

Dalam sebuah konferensi pers, Trump mengklaim bahwa FAA sedang mendorong perekrutan orang dengan disabilitas yang parah, menyebut hal itu sebagai alasan di balik kecelakaan tersebut. "Dorongan keberagaman FAA mencakup fokus pada perekrutan orang-orang dengan disabilitas intelektual dan psikiatris yang parah. Itu luar biasa," kata Trump. Ia lebih lanjut menuduh bahwa hal ini bisa membahayakan keselamatan penerbangan, dan mengkritik upaya untuk meningkatkan keberagaman dalam sektor penerbangan.

Kritik Keras dari Para Ahli Keselamatan dan Hak-Hak Disabilitas

Komentar Trump segera menuai reaksi keras dari banyak pihak. Para ahli keselamatan penerbangan, pendukung hak-hak disabilitas, dan anggota parlemen Demokrat menganggap tuduhan tersebut tidak berdasar. James Ward, pendiri ADA Watch/Coalition for Disability Rights & Justice, mengecam pernyataan Trump dan menegaskan bahwa menyalahkan bencana pesawat pada penyandang disabilitas adalah sesuatu yang sangat tidak tepat. "Itu tidak berdasar, tidak berdasar, dan menjadikan penyandang disabilitas sebagai target, membahayakan kita secara fisik," ujar Ward.

 Baca Juga: Kecelakaan Mengerikan! Pesawat Penumpang Tabrak Helikopter Militer di Dekat Bandara Reagan, Washington D.C. Operasi Penyelamatan Intensif!

Investigasi Independen Masih Berlangsung

Sementara Trump terus mengkritik program keberagaman, Ketua Dewan Keselamatan Transportasi Nasional, Jennifer Homendy, menegaskan bahwa penyelidikan akan fokus pada fakta yang ditemukan, bukan spekulasi. "Kami melihat manusia, mesin, dan lingkungan. Kami melihat fakta dalam investigasi kami, dan itu akan memakan waktu," ujar Homendy. Dewan ini bertanggung jawab untuk menyelidiki kecelakaan udara tersebut secara independen.

Upaya Keberagaman Tidak Berdampak pada Keselamatan Penerbangan

Anthony Brickhouse, seorang pakar keselamatan penerbangan, juga menanggapi klaim Trump dengan mengatakan bahwa upaya keberagaman tidak mempengaruhi standar keselamatan penerbangan. "Mencari tahu apa yang menyebabkan kecelakaan dan membuat perubahan untuk menjadi lebih baik adalah inti dari keselamatan. Ini bukan saatnya untuk berpolitik," katanya.

 Baca Juga: Pesawat Air Busan Terbakar Sebelum Terbang ke Hong Kong di Bandara Internasional Gimhae: Penyebab Diduga Baterai Portable, Penumpang Selamat

Trump Serang Pete Buttigieg dan Program DEI

Halaman:

Editor: Adi Sutiyawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X