Pesawat Air Busan Terbakar Sebelum Terbang ke Hong Kong di Bandara Internasional Gimhae: Penyebab Diduga Baterai Portable, Penumpang Selamat

Photo Author
Adi Sutiyawan, Insibernews
- Kamis, 30 Januari 2025 | 15:20 WIB
Petugas pemadam kebakaran berusaha memadamkan api dari pesawat Air Busan di Bandara Internasional Gimhae di Busan, Korea Selatan, 28 Januari 2025 (Yonhap via REUTERS)
Petugas pemadam kebakaran berusaha memadamkan api dari pesawat Air Busan di Bandara Internasional Gimhae di Busan, Korea Selatan, 28 Januari 2025 (Yonhap via REUTERS)

INSIBERNEWS - Pada Selasa malam, 28 Januari 2025, sebuah insiden kebakaran terjadi di Bandara Internasional Gimhae, Korea Selatan, yang melibatkan pesawat Airbus A321 yang dioperasikan oleh maskapai Air Busan.

Pesawat yang sedang mempersiapkan penerbangan ke Hong Kong itu terbakar hebat di bagian ekor, memicu kepanikan di antara 169 penumpang dan tujuh awak pesawat yang ada di dalamnya.

Evakuasi Sukses dan Luka Ringan

Meskipun kebakaran cukup besar dan menyebabkan kerusakan pada hampir separuh badan pesawat, semua penumpang dan awak pesawat berhasil dievakuasi dengan selamat. Namun, seorang penumpang dilaporkan mengalami luka ringan dan segera dilarikan ke rumah sakit terdekat. Pihak berwenang mencatat bahwa kebakaran terjadi sekitar pukul 10.30 malam waktu setempat.

 Baca Juga: Kecelakaan Mengerikan! Pesawat Penumpang Tabrak Helikopter Militer di Dekat Bandara Reagan, Washington D.C. Operasi Penyelamatan Intensif!

Penyebab Kebakaran Diduga dari Baterai Portable

Menurut laporan media lokal, kebakaran diduga dipicu oleh baterai portable yang disimpan di rak penyimpanan kabin sebagai barang bawaan penumpang. Diduga, baterai tersebut mengalami tekanan yang menyebabkan kebakaran di bagian belakang pesawat. Meski demikian, Kementerian Transportasi Korea Selatan belum secara resmi mengkonfirmasi penyebab pasti insiden tersebut, karena mereka masih menunggu hasil investigasi lebih lanjut.

Kerusakan Pesawat dan Dampak Kebakaran

Kebakaran yang terjadi hampir menghancurkan separuh badan pesawat, meskipun sayap dan mesin di kedua sisi pesawat tidak mengalami kerusakan signifikan. Video yang beredar menunjukkan asap tebal yang keluar dari bagian dalam pesawat, sementara bagian atas pesawat terbakar hebat, meninggalkan lubang besar akibat api yang melahapnya.

 Baca Juga: Pria Malaysia Ciptakan Bisnis Penjahat Bayaran, Pura-pura Jadi Penjahat Supaya Anda Bisa Jadi Pahlawan di Depan Pasangan!

Revisi Jumlah Korban Luka

Pihak berwenang awalnya melaporkan tiga orang terluka dalam insiden ini. Namun, jumlah tersebut kemudian direvisi menjadi tujuh korban luka, yang semuanya mendapatkan perawatan medis. Sulaiman, seorang juru bicara Kementerian Transportasi, mengungkapkan bahwa meskipun investigasi sedang berlangsung, kebakaran ini tidak menyebabkan kerusakan pada bagian kritis pesawat seperti sayap dan mesin, yang mengurangi potensi tragedi lebih besar.

Dengan insiden ini, pihak berwenang di Korea Selatan terus mengingatkan pentingnya keselamatan penerbangan dan kewaspadaan terhadap potensi bahaya barang bawaan seperti baterai portable yang dapat memicu kebakaran.

 

Editor: Adi Sutiyawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X