Diteror Usai Kritik STY: Bung Towel Laporkan Pelaku Teror dan Doksing ke Polisi, Ancaman Air Keras Muncul dan Paket COD Menghantui Keluarga!

Photo Author
Adi Sutiyawan, Insibernews
- Senin, 20 Januari 2025 | 17:35 WIB
Bung Towel Diteror Usai Kritik STY, Lapor Polisi! (YouTube/@Gocek Bung Towel)
Bung Towel Diteror Usai Kritik STY, Lapor Polisi! (YouTube/@Gocek Bung Towel)

INSIBERNEWS - Pengamat sepak bola Tommy Welly, yang akrab disapa Bung Towel, melaporkan kasus doksing dan ancaman yang dialami dirinya serta kedua anaknya ke Polda Metro Jaya, Jumat (17/1/2025).

Identitas pribadinya disebarkan secara ilegal melalui media sosial oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Laporan Bung Towel, yang juga mencakup ancaman terhadap dirinya dan keluarganya, teregistrasi dengan nomor LP/B/397/I/2025/SPKT/POLDA METRO JAYA.

Rangkaian Teror

Bung Towel menjelaskan bahwa aksi teror dimulai sejak data pribadinya dan anak-anaknya tersebar di media sosial pada 14 Januari 2025. Ia dan anak-anaknya menerima pesan-pesan mengancam dari nomor-nomor tak dikenal.

“Putra-putri saya juga mengalami serangan doksing. Data pribadi mereka disebarluaskan sehingga mendapatkan ancaman,” ungkap Bung Towel di Kantor Polda Metro Jaya.

Selain itu, media sosial sekolah anak-anak Bung Towel turut menjadi sasaran pesan tidak pantas, menambah tekanan yang dirasakan keluarga.

Tak hanya melalui media sosial, teror juga datang dalam bentuk paket COD (cash on delivery) misterius yang meresahkan. Lebih serius lagi, ada ancaman berupa penyiraman air keras yang semakin meningkatkan kekhawatiran Bung Towel.

 Baca Juga: ASN Berani Demo Menteri Satryo? Kemendiktisaintek Ancam Proses Hukum ASN yang Demo Tak Berizin! Apa yang Terjadi Sebenarnya?

Latar Belakang Konflik

Aksi teror ini terjadi setelah Shin Tae-yong (STY), mantan pelatih Timnas Indonesia, diberhentikan oleh PSSI pada 6 Januari 2025. Bung Towel dikenal sebagai salah satu pengkritik paling vokal terhadap kinerja STY selama melatih Skuad Garuda.

Dalam kritiknya, Bung Towel menyoroti sejumlah kelemahan dalam strategi STY, termasuk kurangnya efektivitas penyelesaian akhir dan ketergantungan pada skema bola panjang. Menurutnya, strategi tersebut sudah mudah dibaca oleh lawan dan membutuhkan pendekatan yang lebih adaptif.

Komentar pedas Bung Towel terhadap STY memuncak ketika ia menyindir mantan pelatih itu yang tengah mempromosikan produk di media sosial dengan kalimat, “Memang cocoknya jualan.”

Sindiran ini memancing respons dari Jeong Seok Seo alias Jeje, mantan penerjemah STY, yang meminta Bung Towel menjaga etikanya.

Halaman:

Editor: Adi Sutiyawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X