Ratusan Rekening Bank untuk Judi Online Diblokir, Meutya Hafid Sebut BCA Jadi yang Paling Banyak Dipakai Oknum Judol

Photo Author
Cristina Jeany Malonda, Insibernews
- Jumat, 22 November 2024 | 11:23 WIB
Menteri Komdigi Meutya Hafid saat konferensi pers terkait pemblokiran ratusan rekening bank yang terkait aktivitas judi online, pada Kamis, 21 November 2024. (Istimewa)
Menteri Komdigi Meutya Hafid saat konferensi pers terkait pemblokiran ratusan rekening bank yang terkait aktivitas judi online, pada Kamis, 21 November 2024. (Istimewa)

INSIBERNEWS - Meresahkan masyarakat Indonesia, pemberantasan Judi Online (Judol) semakin serius dilakukan oleh pemerintah.

Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi), Meutya Hafid bersama Menko Polhukam Budi Gunawan, Menag Nasarudin Umar dan Gubernur BI Juda Agung yang tergabung dalam Desk Pemberantasan Judi Online, menggelar konferensi pers di Kantor Kementerian Komdigi, Jakarta Pusat, pada Kamis, 21 November 2024.

Dalam kesempatan itu, Meutya Hafid memberikan update terkait penanganan isu judi online yang terakhir. Ia mengklaim pihaknya telah mengajukan permohonan pemblokiran rekening bank yang terkait dengan aktivitas judi online.

Baca Juga: Gibran Rakabuming Raka Dorong Perubahan Sistem Pendidikan: Hapus Sistem Zonasi

Menkomdigi menyebut, 651 permohonan pemblokiran rekening bank yang terindikasi judi online selama periode 8 Agustus 2023 hingga 19 November 2024.

"Untuk permohonan pemblokiran rekening bank untuk bulan November (2024) saja, yaitu wilayah kerja Desk Judi Online ini, kami sudah mengirimkan 651 permohonan untuk rekening bank ini ditindaklanjuti atau diblokir," kata Meutya dalam konferensi pers di Jakarta, pada Kamis, 21 November 2024.

Dalam kesempatan itu, Meutya Hafid menunjukkan data terkait rekening bank yang dipakai oknum judi online yang diajukan ke bank untuk diblokir.

Baca Juga: Ramalan Zodiak Pisces: Keberuntungan dan Perubahan Besar di Desember 2024

Bank BCA menjadi yang terbanyak dengan 517 rekening atau 80% total rekening yang dipakai oknum judi online di Indonesia, sedangkan sisanya dari beragam bank lain.

Meutya Hafid menegaskan pihaknya akan memantau bank-bank yang terindikasi dalam aktivitas judi online.

Menurutnya, kerja sama yang kuat dengan perbankan akan membantu mempersempit ruang gerak aktivitas judi online di Indonesia.

Baca Juga: Pernikahan Diam-Diam Nissa Sabyan dan Ayus Sabyan Tuai Cibiran Netizen

"Kerja sama yang kuat dengan perbankan akan sangat dibutuhkan," tegas Meutya Hafid.

Menkomdigi: Rekening Bank Adalah ‘Nadi’ Judi Online

Halaman:

Editor: Cristina Jeany Malonda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X