Beberapa tuntutan tersebut mencakup pertukaran tahanan, pencabutan blokade terhadap sejumlah bandara di wilayah utara Yaman, serta pemberian kompensasi atas kerusakan infrastruktur dan dampak terhadap masyarakat sipil.
Tuntutan kompensasi itu berkaitan dengan kerusakan yang terjadi di wilayah Yaman yang berada di bawah kendali Houthi selama konflik yang telah berlangsung selama sekitar 12 tahun.
Dengan demikian, meski AS menyatakan tidak akan melakukan serangan ofensif secara langsung terhadap Houthi, ketegangan di Yaman masih menyisakan persoalan yang harus diselesaikan antara Arab Saudi dan kelompok tersebut. ***
Artikel Terkait
Nahas! Kakek 78 Tahun di Cirebon Tewas Terbakar Saat Bersihkan Rumput Kering di Kebunnya
Terseret Pusaran OTT KPK, Pijakan Politik Nusron Wahid Goyah Usai Mundur dari Elite Golkar
Aksi Dramatis Penyelam BSG Pecahkan Kaca Virgo Transport 8, Basarnas Perpanjang Pencarian 125 Korban
Jalur Ilegal Terendus, Polda NTT Gagalkan Penyelundupan Manusia ke Australia
Viral Pria Tendang Perempuan hingga Jatuh di Food Court, Kini Jadi Tersangka
Skandal Korupsi ATR BPN Memanas, Giliran Kantor Summarecon Bogor Digeledah KPK