INSIBERNEWS - Amerika Serikat (AS) memastikan tidak akan melancarkan serangan ofensif terhadap kelompok Houthi di Yaman untuk membantu Arab Saudi.
Sikap tersebut disampaikan di tengah kembali memanasnya hubungan antara Riyadh dan kelompok yang dikenal sebagai Ansar Allah itu.
Seorang pejabat Amerika Serikat mengatakan bahwa Washington tidak memiliki rencana melakukan serangan langsung terhadap posisi Houthi di Yaman.
“Tidak ada serangan ofensif,” ujar pejabat AS tersebut.
Baca Juga: Skandal Korupsi ATR BPN Memanas, Giliran Kantor Summarecon Bogor Digeledah KPK
Presiden AS Donald Trump juga disebut telah berulang kali menegaskan bahwa negaranya tidak akan terlibat secara langsung dalam operasi serangan terhadap Houthi.
Meski demikian, Washington tetap memberikan dukungan kepada Arab Saudi. Pejabat AS lainnya menyebut Riyadh saat ini dinilai telah memiliki kemampuan yang dibutuhkan untuk menghadapi Houthi.
Dukungan Amerika Serikat antara lain dilakukan melalui peningkatan pertukaran informasi intelijen serta data mengenai sasaran. Bantuan tersebut diberikan tanpa keterlibatan AS dalam serangan ofensif secara langsung.
Baca Juga: Jalur Ilegal Terendus, Polda NTT Gagalkan Penyelundupan Manusia ke Australia
Arab Saudi Disebut Tempuh Jalur Perundingan
Di tengah ketegangan tersebut, Arab Saudi dilaporkan berusaha membuka jalur komunikasi dengan kelompok Houthi melalui perantara.
Media Lebanon Al Mayadeen melaporkan pada Kamis bahwa Riyadh tengah berupaya mencapai kesepakatan dengan Houthi untuk meredakan konflik.
Upaya tersebut berlangsung setelah permusuhan antara Arab Saudi dan Houthi kembali meningkat sejak pertengahan Juni.
Baca Juga: Gebrakan Suahasil Nazara, Rombak Eselon II dan KSSK hingga Gandeng Danantara Demi Stabilitas Ekonomi
Sebelum ketegangan kembali memanas, pihak Houthi dilaporkan telah mengajukan sejumlah tuntutan kepada Arab Saudi sebagai bagian dari upaya penyelesaian konflik.
Artikel Terkait
Nahas! Kakek 78 Tahun di Cirebon Tewas Terbakar Saat Bersihkan Rumput Kering di Kebunnya
Terseret Pusaran OTT KPK, Pijakan Politik Nusron Wahid Goyah Usai Mundur dari Elite Golkar
Aksi Dramatis Penyelam BSG Pecahkan Kaca Virgo Transport 8, Basarnas Perpanjang Pencarian 125 Korban
Jalur Ilegal Terendus, Polda NTT Gagalkan Penyelundupan Manusia ke Australia
Viral Pria Tendang Perempuan hingga Jatuh di Food Court, Kini Jadi Tersangka
Skandal Korupsi ATR BPN Memanas, Giliran Kantor Summarecon Bogor Digeledah KPK