Menurut Budi Prasetyo, Ahmad Zaini diamankan di rumah dinasnya, sementara pihak lain ditangkap di beberapa lokasi berbeda di wilayah Lombok Barat.
Seluruh pihak yang diamankan kemudian menjalani pemeriksaan awal di Markas Brimob Lombok Barat sebelum dibawa untuk proses hukum lebih lanjut.
Baca Juga: Kawal Ketat Truk Tangki, Pertamina dan Polda Jamin Stok BBM di Sumut Aman Terkendali
Penyelidikan awal KPK mengarah pada dugaan penerimaan suap yang berkaitan dengan proyek-proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat.
Selain mengamankan para pihak, penyidik juga menyita sejumlah barang bukti berupa uang tunai dan dokumen yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut.
KPK belum mengungkap nilai pasti uang yang disita. Namun, lembaga antirasuah memastikan nominal uang yang diamankan mencapai ratusan juta rupiah.
Baca Juga: Siap-Siap! DJP Kini Incar Warga yang Belum Punya NPWP Lewat Aturan Baru
Proses penyidikan masih terus berlangsung untuk mendalami aliran dana, keterlibatan pihak lain, serta mekanisme dugaan suap dalam proyek-proyek pemerintah daerah tersebut. ***
Artikel Terkait
Terseret Pusaran Korupsi Proyek Kereta Api, Gus Miftah Buka Suara soal Tudingan Aliran Dana Rp100 Juta
Sentil Sang Ayah, Frank Hutapea Sebut Bantuan Hukum Hotman Paris di Kasus Eks Jampidsus Cuma Kedok Pencitraan
Kandas Sudah, PN Jaksel Tolak Mentah-mentah Praperadilan Kedua Roy Suryo Kasus Ijazah Jokowi
Sehabis Nobar Final Piala Dunia, KPK OTT Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini
Mencekam! Niat Rayakan Ultah Nenek di Jakpus, Atlet Golf Jesslyn Wijaya Malah Diculik Gerombolan Pria Misterius
Kejar Swasembada, Mentan Amran Tantang Investor Bangun 20 Peternakan Sapi Perah Raksasa di RI
Geram Dana Rp12,3 Triliun Dikunci Kemenkeu, Menkes Budi: Mending Tarik Saja Anggarannya!