INSIBERNEWS - Kecerobohan kecil rupanya kembali berujung pada insiden yang membahayakan lingkungan sekitar.
Sebuah area tumpukan sampah di Jalan Tanjongan Timur, Kelurahan Pulau Tidung, Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan, mendadak hangus dilahap si jago merah pada Jumat (11/9/2026) pagi.
Insiden ini sempat membuat warga sekitar waswas lantaran titik api berada sangat dekat dengan area belakang bangunan SMKN 61.
Peristiwa nahas ini pertama kali disadari oleh warga setempat yang kebetulan melintas di sekitar lokasi saat hari masih gelap.
Menyadari kobaran api yang mulai membesar di atas tumpukan material yang mudah terbakar, saksi mata tersebut bergegas menghubungi layanan pemadam kebakaran pada pukul 04.30 WIB guna mencegah rambatan api ke fasilitas pendidikan publik.
Merespons laporan darurat dari masyarakat, Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu langsung menerjunkan tim reaksi cepat ke titik lokasi.
Sebanyak delapan personel tangguh dibantu oleh dua unit motor pemadam dikerahkan secara maksimal untuk memblokade pergerakan laju api.
"Objek yang terbakar merupakan tumpukan sampah dengan luas 100 meter persegi," jelas Kepala Seksi Operasi Sudin Gulkarmat Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, Gatot Sulaeman, memberikan rincian mengenai cakupan wilayah yang terdampak.
Berkat pergerakan sigap para petugas di lapangan, proses operasi pemadaman yang mulai digempur pada pukul 04.40 WIB berjalan cukup lancar tanpa kendala berarti.
Tim pemadam hanya membutuhkan waktu kurang dari satu jam untuk menaklukkan api, hingga proses pendinginan tuntas dan situasi dinyatakan aman terkendali pada pukul 05.30 WIB.
Berdasarkan hasil pantauan awal di lokasi kejadian, otoritas terkait meyakini bahwa insiden terbakarnya lahan ini dipicu murni oleh faktor kelalaian manusia.
Hembusan angin khas wilayah pesisir disinyalir turut memegang peran dalam mempercepat rambatan api yang berasal dari sumber panas yang sangat sepele.
"Kebakaran ini diduga akibat puntung rokok yang dibuang sembarangan sehingga memicu terjadinya kebakaran lahan," tegas Gatot sembari memberikan peringatan keras agar masyarakat Kepulauan Seribu lebih berhati-hati dan segera menghentikan kebiasaan buruk membuang sisa rokok menyala sembarangan.***
Artikel Terkait
Dikawal Polisi Bersenjata Lengkap, Polda Metro Jaya Geledah Kantor ATR BPN Kabupaten Bogor
KPK Bongkar Dugaan Korupsi Lahan Proyek Whoosh, Sejumlah Pihak Mulai Diperiksa
Terjadi Lagi! Dugaan Keracunan MBG di Blora, 137 Orang Alami Sakit Perut hingga Diare
Nekat Terobos Jalur Ilegal Saat Semeru Ditutup, 8 Pendaki Langsung Masuk Daftar Hitam
BNPB Pastikan Kesiapsiagaan Tsunami Banten Saat Anak Krakatau Kembali Erupsi, Warga Diminta Waspada