Gempa Dahsyat 7,1 Magnitudo Guncang Venezuela, Bangunan Runtuh dan Listrik Padam di Caracas

Photo Author
- Kamis, 25 Juni 2026 | 11:47 WIB
Illustrasi Gempa Bumi M 7,1 di Venezuela (BMKG)
Illustrasi Gempa Bumi M 7,1 di Venezuela (BMKG)

INSIBERNEWS - Bencana alam berskala besar melanda wilayah Venezuela tengah setelah gempa bumi tektonik berkekuatan 7,1 magnitudo mengguncang kawasan tersebut pada Rabu (24/6/2026) waktu setempat.

Berdasarkan laporan data resmi dari Badan Survei Geologi Amerika Serikat (USGS), getaran masif ini terasa sangat kuat hingga membuat masyarakat panik, memicu kerusakan infrastruktur, serta memutus total pasokan aliran listrik di sejumlah kota besar termasuk wilayah ibu kota, Caracas.

Baca Juga: Cekcok Ongkos Perjalanan Berujung Maut, Pria di Pati Bunuh Sahabatnya lalu Dibuang ke Embung

Hingga saat ini, pihak otoritas penanggulangan bencana setempat masih berupaya keras menyisir titik-titik reruntuhan demi memastikan ada tidaknya korban jiwa yang tertimbun.

Berbagai dokumentasi yang tersebar luas di jagat maya memperlihatkan pemandangan mencekam di mana kepulan debu serta asap tebal membubung tinggi dari sisa-sisa bangunan yang runtuh, memaksa warga Caracas berhamburan menyelamatkan diri ke area terbuka di jalanan.

Pihak USGS menganalisis bahwa risiko fatalitas yang tinggi di kawasan tersebut disebabkan oleh masih banyaknya pemukiman penduduk yang belum memenuhi standar mitigasi bencana. Struktur tata ruang di beberapa titik terdampak dinilai sangat rawan roboh jika dihadapkan pada gelombang kejut dalam skala besar akibat material bangunan yang kurang kokoh.

Baca Juga: Bantu Tersangka Menyerahkan Diri, Mantan Atasan Taufik Tolak Hadiah Rp250 Juta dari Dedi Mulyadi

"Warga di wilayah ini sebagian besar tinggal di bangunan yang rentan terhadap guncangan gempa, meskipun ada bangunan yang tahan gempa," papar pihak USGS sebagaimana dikutip dari harian The New York Times, Kamis (25/6/2026).

Lembaga tersebut juga menambahkan rincian teknis bahwa struktur bangunan yang paling rentan mengalami kerusakan fatal didominasi oleh perumahan yang terbuat dari susunan batu bata tanpa adanya penguatan tiang beton serta konstruksi blok tanah liat tradisional (adobe).

Berdasarkan data seismik, pusat episentrum gempa diketahui berada di dekat kawasan Montalbán, sebuah wilayah permukiman yang dihuni sekitar 25.000 jiwa di negara bagian pesisir Carabobo. Guncangan yang terjadi tepat pada pukul 18.04 waktu setempat tersebut memicu kepanikan luar biasa lantaran letak geografisnya yang berdekatan dengan jalur padat penduduk.

Baca Juga: Sambut Anggota Keluarga Baru, Rossa Resmi Kenalkan Anak Adopsi Cantiknya Raina ke Publik

Meskipun titik pusat gempa berada di area daratan, Pusat Peringatan Tsunami Pasifik AS (PTWC) tetap menerbitkan alarm kewaspadaan dini bagi wilayah pesisir sekitar.

Pihaknya memperingatkan adanya potensi ancaman gelombang pasang tsunami yang dapat menyapu wilayah pesisir pantai utara Venezuela, serta pulau-pulau tetangga seperti Bonaire, Curaçao, dan Aruba.

Hingga laporan ini diturunkan, jajaran pemerintah pusat Venezuela maupun perwakilan Kedutaan Besar Amerika Serikat di Caracas belum memberikan pernyataan resmi ataupun rincian estimasi kerugian materiil. Petugas penyelamat gabungan dilaporkan sudah mulai dikerahkan ke lokasi episentrum untuk mendirikan posko darurat serta menyalurkan bantuan logistik medis kepada warga terdampak.(*)

Halaman:

Editor: Varin Vaprilia Caroline

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X