Gempa Kuat di Filipina Selatan, Kemlu: Belum Ada WNI yang Dilaporkan Terdampak

Photo Author
- Senin, 8 Juni 2026 | 16:12 WIB
Kemenlu Pastikan tidak ada WNI yang jadi korban Gempa Bumi di Filipina (Dok. REUTERS)
Kemenlu Pastikan tidak ada WNI yang jadi korban Gempa Bumi di Filipina (Dok. REUTERS)

INSIBERNEWS - Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia memastikan hingga saat ini belum ada laporan warga negara Indonesia yang menjadi korban dalam gempa bumi kuat yang mengguncang wilayah Mindanao pada Senin pagi waktu setempat.

Pemerintah Indonesia terus memantau perkembangan situasi pascagempa melalui perwakilan diplomatik di negara tersebut.

Baca Juga: Gempa Dahsyat 8,1 Magnitudo Guncang Filipina, Tsunami Setinggi 1,4 Meter Mulai Terjang Pesisir

Direktur Pelindungan WNI Kemlu RI, Heni Hamidah, mengatakan pihaknya bersama Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Davao terus berkoordinasi dengan otoritas setempat untuk memastikan kondisi para WNI yang berada di wilayah terdampak tetap aman.

“Sejauh ini belum ada informasi mengenai WNI maupun pekerja migran Indonesia yang terdampak langsung akibat gempa tersebut,” ujar Heni dalam keterangannya.

Selain memantau kondisi di Filipina, Kemlu juga melakukan koordinasi dengan perwakilan Indonesia di Malaysia mengingat getaran gempa turut dirasakan di sejumlah wilayah bagian timur negara tersebut, khususnya Sabah.

Baca Juga: Impor 150 Juta Barel Minyak Rusia Mulai Disiapkan, Bahlil Kerahkan Lemigas

Pemantauan dilakukan untuk memastikan tidak ada WNI yang mengalami dampak akibat peristiwa tersebut.

Pemerintah Indonesia mengimbau seluruh WNI dan pekerja migran yang berada di Filipina maupun Malaysia timur untuk tetap waspada, mengikuti arahan otoritas setempat, serta memantau informasi resmi terkait potensi gempa susulan atau perkembangan kondisi darurat lainnya.

Baca Juga: Persija Resmi Rekrut Shin Tae-yong, Misi Kembalikan Macan Kemayoran ke Papan Atas

Bagi warga yang membutuhkan bantuan, Kemlu telah menyiagakan sejumlah jalur komunikasi melalui perwakilan RI di kawasan terdampak. Layanan konsuler tersebut disiapkan untuk memberikan bantuan dan informasi kepada WNI apabila terjadi keadaan darurat.

Gempa yang mengguncang Mindanao dilaporkan memiliki magnitudo 7,7 dengan kedalaman sekitar 50 kilometer.

Pusat gempa berada tidak jauh dari Kota General Santos dan berjarak sekitar 244 kilometer dari Pulau Karatung, Sulawesi Utara. Kedekatan lokasi tersebut membuat pemerintah Indonesia turut meningkatkan pemantauan terhadap perkembangan situasi di kawasan perbatasan.***

 

Editor: Varin Vaprilia Caroline

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X