INSIBERNEWS - Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalur Bromo, tepatnya di Jalan Raya Ngadas, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Sabtu, 9 Mei 2026.
Sebuah mobil Toyota Hiace bernomor polisi BE 7013 AQ yang membawa rombongan wisatawan asal Singapura diduga mengalami rem blong saat melintasi jalan menurun.
Insiden tersebut viral di media sosial setelah sejumlah video rekaman dashcam dan CCTV beredar luas. Dalam video yang diunggah akun Instagram @ordtraining, terlihat detik-detik Toyota Hiace melaju tanpa kendali hingga menabrak beberapa kendaraan di depannya.
Baca Juga: Minibus Diduga Angkut BBM Terbakar Hebat di Kembangan, Lima Mobil Damkar Dikerahkan
Diduga Overheat pada Sistem Pengereman
Berdasarkan informasi yang beredar, kendaraan mengalami gangguan pada sistem pengereman setelah melaju di jalur menurun selama beberapa menit. Sopir disebut kesulitan mengendalikan laju mobil yang terus meluncur di turunan kawasan wisata Bromo.
Toyota Hiace itu bahkan tampak melaju kencang di tikungan sebelum akhirnya menghantam tiang listrik di pinggir jalan. Benturan keras membuat tiang nyaris roboh dan kendaraan baru berhenti setelah tabrakan terjadi.
Dalam rekaman video lainnya dari CCTV rumah warga, situasi mencekam terlihat saat mobil meluncur tanpa kendali melewati jalan menikung dan area permukiman warga.
Baca Juga: Gunung Dukono Erupsi Hebat, Lima Pendaki Luka dan Tiga Meninggal Dunia
Tabrak Empat Kendaraan di Jalur Berlawanan
Akibat insiden tersebut, sedikitnya empat kendaraan dilaporkan ikut tertabrak. Kendaraan yang mengalami kerusakan terdiri dari Toyota Rush, Renault Koleos, Toyota Hiace lainnya, dan Toyota Alphard yang datang dari arah berlawanan.
Beberapa kendaraan mengalami kerusakan cukup parah, bahkan ada mobil yang dilaporkan terguling usai benturan.
Pemandu wisata bernama Yopi yang berada di dalam Toyota Hiace mengungkapkan bahwa sopir berusaha menghindari kerumunan warga di pinggir jalan. Saat kejadian, diketahui ada warga yang tengah menggelar hajatan di sekitar lokasi.
Baca Juga: Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar MV Hondius, WHO Sebut Risiko Rendah
“Di bawah ada orang hajatan dan kerumunan warga, untungnya masih bisa dihindari,” ujar Yopi kepada awak media.
Ia menjelaskan bahwa rem kendaraan tiba-tiba tidak berfungsi setelah sekitar 10 menit perjalanan menurun. Saat itu, mobil disebut melaju hingga sekitar 70 kilometer per jam.
Artikel Terkait
Imigrasi Batam Klarifikasi Tuduhan Pemerasan terhadap WN Singapura, Ini Faktanya
Bakom RI Resmi Gandeng Homeless Media, Qodari Beberkan Alasannya
Kesaksian Penjaga Rumah Saat Anggota BPK Haerul Saleh Terjebak Kebakaran di Jagakarsa: Teriak Minta Tolong
Pendaki Terjebak Saat Gunung Dukono Erupsi, SAR Kerahkan Ratusan Personel
Minibus Diduga Angkut BBM Terbakar Hebat di Kembangan, Lima Mobil Damkar Dikerahkan
Terjadi Lagi, Keracunan MBG di Pulogebang Buat 252 Siswa SD Jalani Perawatan di Sejumlah Faskes