INSIBERNEWS - Sebuah minibus dengan nomor polisi B 1342 CKV hangus terbakar di Jalan Kembangan Raya, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat, pada Sabtu malam (9/5/2026).
Insiden tersebut terjadi saat kendaraan terparkir di depan sebuah rumah toko (ruko) dan sempat memicu kepanikan warga sekitar.
Kobaran api yang membesar dengan cepat menarik perhatian pengguna jalan. Sejumlah pengendara bahkan menghentikan kendaraan mereka untuk menyaksikan proses pemadaman yang dilakukan petugas pemadam kebakaran.
Baca Juga: Pendaki Terjebak Saat Gunung Dukono Erupsi, SAR Kerahkan Ratusan Personel
Salah satu warga, Fauzan, mengaku tidak mengetahui secara pasti bagaimana api mulai muncul. Saat dirinya tiba di lokasi, kondisi kendaraan sudah dilalap api dan warga berteriak meminta bantuan.
“Pas saya datang api sudah besar. Damkar juga sudah mulai melakukan pemadaman,” ujar Fauzan kepada wartawan di lokasi, Sabtu malam.
Ditemukan Jeriken Berisi Bensin
Kepala Sektor Pemadam Kebakaran Kembangan, Hasan, mengatakan petugas menemukan beberapa jeriken berisi bahan bakar di dalam kendaraan yang terbakar.
Menurutnya, minibus tersebut diduga digunakan untuk mengangkut bahan bakar minyak (BBM). Namun hingga kini, jenis bahan bakar yang dibawa masih belum diketahui secara pasti.
Baca Juga: UEA Siagakan Pertahanan Udara Hadapi Ancaman Rudal Usai Bentrokan AS dan Iran di Selat Hormuz
“Di dalam kendaraan ada beberapa jeriken berisi bensin. Jenisnya masih dalam penyelidikan,” kata Hasan.
Karena terdapat material mudah terbakar di dalam mobil, petugas harus menggunakan cairan busa atau foam untuk memadamkan api agar kobaran tidak semakin meluas.
Api Padam Setelah 30 Menit
Sebanyak lima unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi untuk mengendalikan api. Setelah proses penanganan selama kurang lebih 30 menit, kobaran akhirnya berhasil dipadamkan.
Baca Juga: Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar MV Hondius, WHO Sebut Risiko Rendah
Tidak ada laporan korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, kendaraan mengalami kerusakan parah akibat terbakar hampir seluruh bagian.
Artikel Terkait
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar MV Hondius, WHO Sebut Risiko Rendah
Gunung Dukono Erupsi Hebat, Lima Pendaki Luka dan Tiga Meninggal Dunia
UEA Siagakan Pertahanan Udara Hadapi Ancaman Rudal Usai Bentrokan AS dan Iran di Selat Hormuz
Terciduk di Bandara YIA, Tiga WNI Diduga Nekat Berangkat Haji Lewat Jalur Ilegal
Kesaksian Penjaga Rumah Saat Anggota BPK Haerul Saleh Terjebak Kebakaran di Jagakarsa: Teriak Minta Tolong
Pendaki Terjebak Saat Gunung Dukono Erupsi, SAR Kerahkan Ratusan Personel