“Contoh Kota Sibolga, sore ini sudah didorong 200 paket sembako, 200 paket makanan siap saji, satu tenda pengungsi, matras, kasur, selimut, pompa, genset, hingga satu unit perahu,” paparnya.
Karena jalur darat menuju Sibolga belum bisa diakses, semua bantuan dikirim menggunakan jalur udara. Di Tapanuli Tengah sendiri, jumlah paket bantuan sedikit lebih banyak karena beberapa titik sudah dapat dilalui kendaraan meski dengan risiko tinggi.
“Di luar Sibolga dan Tapteng, distribusi relatif lebih lancar karena bisa ditembus lewat darat maupun udara,” tambah Suharyanto.
BNPB memastikan bahwa suplai logistik akan terus dikirimkan secara bertahap sambil menunggu perbaikan akses transportasi. Pemerintah daerah juga dikerahkan untuk melakukan pendataan lanjutan agar distribusi bantuan lebih tepat sasaran.
Hingga kini, tim gabungan masih bekerja membuka akses jalan yang tertutup longsor dan memastikan jalur bantuan segera kembali normal.***
Artikel Terkait
Guru 3T Terharu Prabowo Janji Bangun Jembatan Akses Sekolah: 'Beliau Benar-Benar Peduli'
Prabowo Menangis Lihat Anak Menyeberang Sungai demi Sekolah: 'Kita Harus Cepat Bertindak!'
Pelaku Ledakan SMAN 72 Dipindahkan ke Rumah Aman, Polisi Tegaskan Kondisi Psikis Belum Stabil
Rekening Masih Dibekukan, Ira Puspadewi Cerita soal Bantuan Teman hingga Momen Setelah Dapat Rehabilitasi
Banjir dan Longsor Terjang Agam-Sumbar: 74 Warga Meninggal, Ribuan Mengungsi, Kerugian Tembus Rp13,9 Miliar
Pengamat Politik Ray Rangkuti Soroti Manuver Kapolri Bentuk Tim Reformasi Internal: ‘Kenapa Baru Sekarang?’
TNI Genjot Distribusi Bantuan ke Aceh–Sumut: 11 Helikopter Dikerahkan, Tim Medis Turun ke Daerah Terisolasi
BRI Mendukung UMKM Naik Kelas dengan Kolaborasi Bersama SOGO
Bencana Besar di Sumatera: Korban Jiwa Tembus 303 Orang, Akses Masih Terputus dan Cuaca Tak Bersahabat
Keluar Penjara Berkat Rehabilitasi Presiden, Ira Puspadewi Akui Hidupnya ‘Dibakar’ untuk Jadi Emas