Tak hanya logistik dan alat teknis, pengiriman tenaga medis menjadi perhatian khusus. TNI telah menerbangkan dokter serta perawat dari Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) untuk memperkuat layanan kesehatan di titik-titik bencana.
Mereka ditempatkan di daerah yang membutuhkan penanganan cepat, khususnya lokasi dengan banyak pengungsi rentan seperti anak-anak, ibu hamil, dan lansia.
“Tenaga kesehatan dari Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat sudah kita berangkatkan menggunakan helikopter karena dibutuhkan di daerah-daerah yang terisolir,” kata Muzafar.
Keberadaan tim medis ini dianggap krusial karena banyak lokasi mengalami kekurangan obat-obatan, alat kesehatan dasar, hingga bantuan untuk korban luka akibat longsor atau banjir bandang. Selain itu, beberapa pengungsian dilaporkan menghadapi risiko penyakit akibat air kotor dan sanitasi yang terbatas.
Hingga Sabtu malam, operasi udara TNI masih berlangsung dengan intensitas tinggi. Meskipun cuaca di sejumlah titik masih berubah-ubah, TNI memastikan bahwa seluruh pengiriman dilakukan melalui rute paling aman untuk menghindari kecelakaan.
Koordinasi antarinstansi—mulai dari Basarnas, BNPB, PLN, hingga pemerintah daerah—disebut berjalan efektif di bawah komando terpadu penanganan bencana nasional.
Baca Juga: Pelaku Ledakan SMAN 72 Dipindahkan ke Rumah Aman, Polisi Tegaskan Kondisi Psikis Belum Stabil
Upaya percepatan bantuan ini diharapkan dapat menembus seluruh wilayah terdampak dalam beberapa hari ke depan, seiring membaiknya cuaca dan terbukanya jalur darat secara bertahap.***
Artikel Terkait
Selalu Dikaitkan dengan Hal Negatif, Jokowi Tegaskan Tak Pernah Resmikan Bandara IMIP: 'Yang Saya Resmikan itu Bandara Maleo'
Pemerintah Siapkan Mudik Gratis Nataru 2025 2026, Kapasitas Disebut Bakal Jauh Lebih Besar
Rocky Gerung Kritik Proyek Whoosh: Bukan Kebutuhan Publik dan Bukan Lompatan Teknologi!
BNPB Beberkan Situasi Terkini Banjir Bandang Sumatera: 116 Korban Jiwa, Dua Siklon Jadi Pemicu Cuaca Ekstrem
Guru 3T Terharu Prabowo Janji Bangun Jembatan Akses Sekolah: 'Beliau Benar-Benar Peduli'
Prabowo Menangis Lihat Anak Menyeberang Sungai demi Sekolah: 'Kita Harus Cepat Bertindak!'
Pelaku Ledakan SMAN 72 Dipindahkan ke Rumah Aman, Polisi Tegaskan Kondisi Psikis Belum Stabil
Rekening Masih Dibekukan, Ira Puspadewi Cerita soal Bantuan Teman hingga Momen Setelah Dapat Rehabilitasi
Banjir dan Longsor Terjang Agam-Sumbar: 74 Warga Meninggal, Ribuan Mengungsi, Kerugian Tembus Rp13,9 Miliar
Pengamat Politik Ray Rangkuti Soroti Manuver Kapolri Bentuk Tim Reformasi Internal: ‘Kenapa Baru Sekarang?’