Acara pemusnahan narkoba tersebut juga menjadi simbol capaian satu tahun pemerintahan Prabowo yang berfokus pada hasil nyata bagi masyarakat. Ia memuji kerja keras Polri, BNN, Bea Cukai, Kejaksaan, dan PPATK yang telah bahu-membahu dalam pemberantasan peredaran narkoba di Tanah Air.
Sepanjang periode Oktober 2024 hingga Oktober 2025, Polri mencatat keberhasilan besar dengan menyita 214,84 ton narkotika senilai Rp29,37 triliun.
Selain itu, aparat berhasil menangkap 65.572 tersangka dari 49.306 kasus, serta mengungkap 22 kasus tindak pidana pencucian uang dengan nilai aset mencapai Rp221,38 miliar. Barang bukti yang dimusnahkan pada hari itu sendiri mencapai 2,1 ton dari berbagai jenis narkotika.
Prabowo menutup pidatonya dengan ajakan agar seluruh elemen bangsa tidak hanya fokus pada perbedaan, tapi pada kerja nyata bersama.
“Beda boleh, tapi jangan lupa, kita semua ini satu keluarga besar Indonesia,” ujarnya disambut tepuk tangan para hadirin.
Ia berharap semangat kebersamaan ini bisa terus dijaga, agar Indonesia tidak hanya kuat di atas kertas, tapi benar-benar menjadi rumah yang damai, sejahtera, dan berdaulat bagi semua rakyatnya. ***
Artikel Terkait
Kasus Kekerasan Jurnalis, Tim Advokasi KKJ Sultra Minta Polisi Periksa Gubernur Andi Sumangerukka
Yamaha Pamerkan Motor Listrik Sport Proto BEV di Japan Mobility Show 2025
Dampak Pencemaran Sampah, Warga Sekitar TPA Cipeucang Tangsel Alami Krisis Air Bersih
Sempat Klaim Dirinya Sebagai Perpanjangan Tangan Presiden, Pengamat Ungkap Menkeu Purbaya Masuk Kelompok Inti Prabowo
Soroti Deretan Orang Penting Prabowo, Pengamat Sebut Kabinet Merah Putih Diisi 3 Kelompok Ini
Musnahkan 214 Ton Narkoba, Presiden Prabowo Soroti Modus Baru Kartel Narkoba
Masih Lewat Rehabilitasi, Presiden Prabowo Bandingkan Penanganan Narkoba RI dengan Negara Lain yang Langsung Tembak di Tempat
Presiden Prabowo Tekankan 3 Tugas Utama Polri: Pemberantasan Narkoba, Penyelundupan, dan Judi Online
Untuk Masa Depan bangsa yang Lebih Baik, Prabowo: Hasil Penghematan dan Penyitaan akan Diinvestasikan untuk Pendidikan
Kemlu Berhasil Pulangkan 26 WNI Korban Online Scam di Myanmar ke RI, Polisi Segera Selidiki Dugaan TPPO